Yakin dapat Hasil Terbaik

Yakin dapat Hasil Terbaik

  Kamis, 18 April 2019 09:14
MEMILIH: Gubernur Kalbar Sutarmidji beserta istri menunjukkan tinta di jari usai nyoblos di TPS 009, Kelurahan Sungai Beliung, Pontianak Barat, Rabu (17/4). HUMPRO KALBAR/HUMAS PEMKOT FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Gubernur Kalimntan Barat Sutarmidji menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 di TPS 009, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat. Orang nomor satu di Kalbar itu mencoblos bersama istri dan kedua anak perempuannya.

Midji sapaan akrabnya datang ke TPS sekitar pukul 09.00. Ia terlihat mengenakan kemeja biru muda, sementara istrinya, Lismaryani berkemeja putih dan kerudung merah. Usai mendaftar dan menerima lima kertas suara, ia langsung masuk ke bilik suara untuk menggunakan hak pilihnya.

Usai mencoblos, Midji mengatakan bahwa siapapun capres dan cawapres yang terpilih dalam pesta demokrasi ini, harus bisa menjalankan visi misi yang sudah disampaikan kepada masyarakat. Rencana dari program-program yang disusun menurutnya harus benar-benar dilaksanakan.

Termasuk bagi para calon legislatif mulai dari DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI dan DPD RI yang terpilih, ia berpesan harus bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Sebagai wakil rakyat dituntut untuk berjuang menyuarakan aspirasi rakyat. 

"Jangan sampai (pemilih) sudah berjuang mati-matian begitu terpilih tidak memperjuangkan kepentingan rakyat," katanya. 

Ia yakin apa yang sudah dilakukannya atas pilihan politik kali ini bakal mendapat hasil yang terbaik. "Saya sudah menggunakan semua hak pilih saya. Semuanya harus diyakini bahwa yang sudah dilakukan akan mendapat hasil terbaik," ungkapnya.

Terkait pelaksanaan Pemilu 2019 di Kalbar ia yakin bisa berjalan dengan baik. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, sebab ia menilai terkadang kegaduhan terjadi hanya sebatas di dunia maya (medsos) semata. "Dalam tataran ini (dunia nyata) tenang-tenang saja masyarakat," ucapnya. 

Sementara mengenai partisipasi pemilih di Kalbar menurutnya sudah cukup tinggi. Diperkirakan dalam pemilu ini bisa mencapai lebih dari 70 persen.

Terakhir ia mengingatkan agar masyarakat bijak menanggapi hasil hitungan cepat yang sudah diumumkan. Apapun hasilnya tetap harus menunggu hitungan resmi dari rapat pleno oleh KPU. 

"Saya berharap penyelenggara betul-betul bisa menjalankan tugas sesuai tupoksi. Jangan sampai ribut dan sebaginya. Hasilnya pasti sudah diketahui semua orang, jangan sampai ada istilahnya itu main tukang-tukangan, tidak usah," pungkasnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta masyarakat untuk tidak terlalu larut dalam eforia kemenangan dan sedih berkepanjangan akibat paslon dukungannya kalah dalam pemilihan presiden Indonesia. 

Hal tersebut dikatakan usai menunaikan kewajiban dirinya sebagai warga negara dalam pesta demokrasi tahun ini, di TPS 06, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara (17/4).

“Perkembangan detik-detik Pilpres bisa dilihat quick count nasional. Bagi pendukung kedua calon pilpres, siapapun menang nanti mesti menerima. Masyarakat juga jangan berlebih dalam merayakan kemenangan, yang kalah juga jangan teralu berlarut,” ungkap Edi.

Agar pemilu berjalan damai, Edi melimpahkan semuanya kepada KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggaranya dibantu dengan pemerintah, TNI dan Kepolisian diyakini dia Pemilu di Kota Pontianak dapat berjalan dengan sukses.

Soal kondisi pemilu utamanya di TPS Pontianak, ia sempat mendapat laporan bahwa terdapat beberapa kelompok yang melakukan pertemuan. Namun setelah diselidiki rupanya tak ada sangkut paut dengan pemilihan umum. 

Kemudian dari laporan KPU dan Bawaslu yang ia terima pada malam harinya, terjadi sedikit kendala dalam distribusi kotak suara. Namun, sampai pagi ini (kemarin) semuanya sudah bisa teratasi dan semua kotak suara telah berada di TPS masing-masing. 

Sebelum pencoblosan di TPS 06 dilakukan, lanjut Edi, juga sempat memonitor beberapa TPS di Kota Pontianak. Hasil pantauannya, pelaksanaan pemungutan suara berjalan dengan lancar.

“Situasi kondisi keamanan kota Pontianak juga kondusif. Warga Pontianak saya minta jangan terpancing dengan berita-berita yang belum pasti kebenarannya. Oleh karenanya harap bersabar dan bisa menjaga Pontianak agar tetap aman dan damai,” tutupnya.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir berkeliling kota mengecek kesiapan anggotanya untuk mengamankan jalannya pemungutan suara di TPS pada Rabu (17/4). 

Pengecekan ini dilakukan sejak subuh untuk memastikan situasi keamanan pemungutan suara Pemilu 2019 di wilayah Kota Pontianak dan Kubu Raya, dan berkeliling di sejumlah TPS.

“Sampai saat ini situasi masih kondusif dan pelaksanaan pemungutan suara masih berjalan dengan lancar,mudah-mudahan hingga selesai pelaksanaan penghitungan suara nantinya dalam keadaan aman,tertib dan lancar sesuai dengan harapan kita semua,"ujarnya.

Ia mengatakan, situasi pelaksanaan pemungutan suara di Rutan aman dan berjalan lancar. "Dari Rutan Kelas II, kami kembali melanjutkan pengecekan TPS di wilayah Pontianak Timur tepatnya di TPS 01 Yang berada dilingkungan keraton Kadriyah, situasi berjalan aman dan kondusif," ucapnya. (bar/iza/var) 

Berita Terkait