Xiaomi Resmi Melantai di Bursa Saham, Nilainya Wow... Rp776 Triliun

Xiaomi Resmi Melantai di Bursa Saham, Nilainya Wow... Rp776 Triliun

  Senin, 9 July 2018 12:26
Ilustrasi: List penawaran saham si lantai bursa. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Xiaomi resmi menjadi perusahan publik setelah melakukan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana hari ini (Senin (9/7). Produsen smartphone asal Tiongkok ini telah mencatatkan namanya di list bursa saham Hongkong dengan nilai valuasi mencapai Rp 776 triliun.

Xiaomi melepas sahamnya dengan harga HKD 17 atau sekitar Rp 31.042 per lembar saham. Nilai valuasi Xiaomi di bursa saham global sempat diprediksi mencapai Rp 1000 triliun. Namun angka yang diumumkan hari ini hanya setengah dari prediksi nilai valuasi sebelumnya.

Founder and CEO Xiaomi, Lei Jun mengatakan dalam pernyataan selebrasi IPO Xiaomi di Bursa Saham Hongkong bahwa IPO yang dilakukan Xiaomi merupakan tantangan besar dan tanggung jawab yang tidak mudah. "Ini adalah momen bersejarah. Tidak mudah untuk bisa sampai dalam fase ini," katanya demikian.

Founder and CEO Xiaomi, Lei Jun memberi sambutan saat IPO Xiaomi di bursa saham Hongkong, Senin (9/7). (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Sementara dalam sambutannya di panggung bursa saham Hongkong, Lei Jun mengaku bahwa kehadiran Xiaomi adalah ide gila yang menjadi nyata. "Delapan tahun yang lalu, aku punya ide gila. Saya ingin menggunakan 'pemikiran internet' untuk membuat ponsel dan meningkatkan persepsi produk buatan Tiongkok secara global. Tujuannya jelas, untuk membiarkan semua orang di dunia menikmati manfaat teknologi inovatif," katanya.

"Sejujurnya, hampir tidak ada yang percaya pada ide gila ini pada saat itu. Untungnya, ketika perusahaan dibuka untuk bisnis pada hari pertama, kami masih memiliki 13 orang yang percaya pada mimpi ini dan datang bersama untuk mewujudkan ini," sambungnya.

Selain itu, Lei Jun juga mengklaim bahwa IPO Xiaomi di bursa saham menjadi salah satu dari tiga IPO terbesar yang dibuat perusahaan teknologi di lantai bursa.

(ryn/JPC)