Wujudkan Desa Mandiri dan Berdaya Saing

Wujudkan Desa Mandiri dan Berdaya Saing

  Selasa, 6 September 2016 09:30
DILANTIK: Kades saat melantik pengurus dan pengawas di BUMDesa Desa Jirak

Berita Terkait

SAMBAS-  Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Binjai Abadi Desa Jirak Kecamatan Sajad periode 2016-2018, Senin (5/9) dilantik di Halaman Masjid Al-Munawar. Dalam Program kerjanya, BUMDesa Binjai Abadi mengelola Usaha Unit Penggilingan Padi bagi petani di Kecamatan Sajad yang saat ini telah beroperasi dan melayani masyarakat. Termasuk memantapkan komitmen pengurus operasional dan pengawas pengelolaan BUMDesa guna mewujudkan Desa Jirak yang mandiri dan berdaya saing.

 
Kepala Badan Pemasyarakatan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Sambas, Drs H Yusran SSos saat membacakan sambutan Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc menegaskan, terbitnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa menjadi prioritas penting bagi pemerintahan Jokowi-JK, dimana desa diposisikan sebagai kekuatan besar yang akan memberikan kontribusi terhadap misi Indonesia yang berdaulat, sejahtera dan bermartabat.

Hal ini, jelas Yusran, sangat sesuai dengan Nawacita Presiden RI, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Serta Nawacita yang Ketujuh, yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategi ekonomi domestik.

“Pendirian BUMDesa diposisikan sebagai salah satu kebijakan untuk mewujudkan desa yang maju, kuat, mandiri dan demokratis,” kata Drs H Yusran SSos.

Menurutnya, BUMDesa merupakan strategi kebijakan membangun Indonesia dari pinggiran melalui pengembanganusaha ekonomi desa yang bersifat kolektif, strategi kebijakan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan sebagai bentuk kemandirian ekonomi desa dengan menggerakkan unit-unit usaha yang profesional, modern dan strategis bagi usaha ekonomi kolektif desa.

 “Pemkab Sambas sangat mendukung Pemerintah Desa Jirak mendirikan BUMDesa, dan ini merupakan desa pertama di Kecamatan Sajad yang memiliki BUMDesa,” katanya.

Camat Sajad, Drs Bachtiar MH sangat mengapresiasi berdirinya BUMDesa di Desa Jirak. Lantaran ini merupakan terobosan baik bagi desa untuk menuju desa mandiri. “Pada HUT RI - 71, salah satu kegiatan pemerintah ialah memilih desa terbaik, dan BUMDesa menjadi salah satu indicator dalam lomba desa, bagaimana pemberdayaan masyarakat bisa terwujud baik, dan peran Kades sangat besar dalam membuat terobosan desa menjadi maju dan berkembang,” katanya.

Dari semua itu, tegasnya, inti dari BUMDesa ialah, bagaimana desa mampu melihat peluang dan potensi yang ada di desa, mampu mengelola dan mampu meningkatkan kerjasama dalam mendukung pembangunan desa. "BUMDesa sebelumnya telah jalan, dan pengurus yang baru diharapkan bisa lebih baik, karena inti dari kesuksesan BUMDesa ialah mampu mengelola potensi yang ada di desa,” katanya.

Kepala Desa Jirak, Jusmani Kodir sebelum menyampaikan laporannya, terlebih dahulu menceritakan sejarah usaha unit penggilingan padi yang pertama kali didirikan tahun 1987 oleh Alm Ishan Muhammad Kades Jirak periode 1987-1996 dan Pjs Kades periode 1997-1998 dengan bantuan modal dana subsidi yang dikelola Desa Jirak, tahun 2006-2012 dilanjutkan Kades Iswan Daud melalui Dana Operasional Desa (DOD).

“Diera saya, kembali melanjutkan pabrik penggilingan padi yang dikelola BUMDesa Binjai Abadi periode 2012-2018,” katanya.

Keberadaan BUMDesa sangat strategis dalam pengembangan ekonomi masyarakat pedesaan. Dimana masyarakat bisa menikmati selisih harga jual produk dengan biaya produksi yang lebih murah. “Kita berharap, BUMDesa dapat membantu kebutuhan dana masyarakat, terutama untuk keperluan-keperluan produktif, terutama Sembilan Bahan Pokok (Sembako) serta dapat membangun dan menghidupkan kegiatan-kegiatan yang

bernuansa bisnis di masyarakat tanpa mengurangi jiwa kegotongroyongan masyarakat desa, khususnya Desa Jirak,” katanya.( ozy/ seremoni )

Berita Terkait