When I Meet Your Parent

When I Meet Your Parent

  Kamis, 26 April 2018 11:00

Berita Terkait

SUDAH pernah bertemu ortu pacarmu? Saat pacar mengajak kamu untuk bertemu orang tuanya berarti doi udah mantap nih kamu sebagai tambatan hatinya…cieee. But, giliran kamu yang berdebar-debar menanti hari bersejarah itu. Seperti cerita dari tiga sobat Z ini. Berikut kesan pertama mereka saat bertemu sang calon mertua. (bibiana)

Putri Brigida Petronika (@brigida.20)

Mahasiswi  STMIK Pontianak

“Hubunganku dengan pacarku baru beberapa bulan tapi doi udah mau ngenalin aku sama mamanya. Pertama kali aku ketemu mamanya sungguh nggak bisa banyak kata-kata. Pacarku jemput aku untuk pergi ke rumahnya. Tiba di rumahnya aku kaget ada mamanya. Aku sapa walau grogi. Tanganku tiba-tiba dingin banget dan perasaanku nggak menentu saat itu.

Aku berbincang-bincang dengan mamanya saat pacarku sedang mandi. Lumayan lama ngobrolnya. Pokoknya aku sangat gugup karena biasanya ngobrol lewat telepon tapi kali ini tatap muka langsung. Pengalaman yang disangka-sangka karena sebelumnya pacarku juga nggak ada ngomong sama aku bakal ketemu mamanya. Kalau tahu sebelumnya kan aku pasti siap-siap.” 

Jeffri Octavianus (@ jeffrioctavianus)

Mahasiswa STBA  Pontianak

“Pertama kali mau ketemu ortu pacar, aku tegang banget. Bahkan waktu masih di rumah untuk siap-siap pergi. Tapi harus siap demi mengenal orang tua pasangan kita. Agar ortu pacar juga bisa menerima kita sebagai menantunya. Hehe. Aku pilih baju yang paling rapid an sopan agar berkesan baik.

Saat sudah ketemu dan salaman pun rasa tegangnya masih ada tapi aku berusaha tenang menghadapinya agar nggak kelihatan grogi. Rasanya seperti mau ujian saja. Yang pasti kita harus humble saat ketemu orang tua pasangan kita untuk menunjukkan kalo  kita hormat dengan mereka. Intinya harus menimbulkan kesan yang baik saat pertama kali bertemu.”

Henny Susanti (@ f_slaurahenny)

Alumnus SMKN 3 Pontianak

“Pengalaman pertama ketemu ortu pacar pastinya deg-degan dan malu. Pokoknya aku nggak berani banyak ngomong padahal aku ini orangnya pengomong dan mudah berinteraksi sama orang, loh. Waktu ketemu orang tua pacarku itu benar-benar mati kutu rasanya.

Ortunya sampe nanya kenapa mukaku pucat, mereka khawatir aku sakit. Bersyukur banget waktu itu nggak lama ketemunya karena pacarku langsung ajak jalan. Waktu salaman tanganku juga dingin dan gemetaran. Aku malu banget, sampai pulang ke rumah masih deg-degan rasanya.” 

Berita Terkait