Warga Tolak Bangunan SPBU

Warga Tolak Bangunan SPBU

  Kamis, 8 September 2016 09:30
MEDIASI: Sejumlah warga melakukan mediasi jajak pendapat dengan pengembang usaha terkait rencana pembangunan SPBU Pertamina di Kantor Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Berita Terkait

SINGKAWANG—Sejumlah warga melakukan penolakan rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina yang terletak di Jalan GM Situt, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang.

 
 

Penolakan warga sekitar karena tata letak SPBU Pertamina dinilai berdekatan dengan pemukiman penduduk. Hal ini dikhawatirkan oleh warga akan mengganggu kesehatan, kebersihan, keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kami menolak adanya rencana pembangunan SPBU Pertamina di sini. Karena akan mengganggu ketertiban dan ketenangan warga sekitar,” ucap ahli waris pemilik tanah yang berdampingan dengan rencana pembangunan SPBU Pertamina, Rabu (7/9) di Kantor Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Dia mengatakan pembangunan SPBU Pertamina ini tidak akan pernah disetujui oleh masyarakat sekitar. Yakni ada enam warga pemilik lahan yang menolak rencana pembanguan SPBU Pertamina. Penolakan tersebut disampaikannya belum termasuk pihak ahli waris lain yang merasa keberatan dengan rencana pembangunan SPBU Pertamina.

Ia menuturkan apabila rencana pembangunan SPBU Pertamina ini tetap dilanjutkan oleh pihak pengusaha. Warga sekitar meminta ganti pembebasan lahan yang berdampingan dengan rencana pembangunan SPBU Pertamina di Kelurahan Pasiran tersebut. “Saya sudah menawarkan kepada pengembang usaha agar membayar lahan yang berdampingan dengan rumah warga. Karena tidak ada cara lain lagi, warga sekitar tetap menolak dibangunnya SPBU Pertamina,” ungkap pemilik ahli waris lahan,  Anton ditemui media ini.

Kontraktor Pelaksana Rencana Pembangunan SPBU Pertamina Alfiana menambahkan rencana pembangunan SPBU Pertamina sudah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah terkait. Yakni mulai dari kajian lingkungan sampai dengan surat dukungan rencana pembangunan SPBU Pertamina dari Wali Kota Singkawang Awang Ishak.

“Semua pihak dinas terkait sudah kita mintai pendapat rencana pembangunan SPBU Pertamina. Yakni mulai dari spek bangunan pekerjaan dan masukan lainnya. Itu semua kita ikuti apa yang disampaikan oleh dinas pemerintah terkait. Jadi kita bekerja sesuai dengan arah dan petujuk dari pemerintah,” tutupnya.

Pengembang usaha SPBU Pertamina Frans menanggapi terkait rencana pembangunan SPBU Pertamina. Yakni layout spek pembangunan SPBU sudah keluar dari Pertamina dan ditandatangani oleh pejabat berwenang. Artinya izin mendirikan bangunan sudah disetujui oleh pertamina. Namun ini akan tetap dikaji kembali terkait pembebasan lahan yang diinginkan oleh warga sekitar.

“Saya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemegang saham terkait pembebasan lahan warga. Kalau pun bebaskan lahan bisa dilakukan. Saya pun tidak bakalan bisa membangun di depan. Sehingga permasalahan ini tidak akan bisa terselesaikan. Apalagi rencana pembangunan ini sudah sesuai prosedur dan sesuai perda. Jadi lebih baik ini akan kita serahkan kepada dinas pemerintah terkait yang menilai,”  tutupnya selesai jajak pendapat bersama warga di Kantor Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat. (irn)

Berita Terkait