Warga Pontianak Tertipu di Jakarta Uang 180 Juta Ludes

Warga Pontianak Tertipu di Jakarta Uang 180 Juta Ludes

  Kamis, 8 September 2016 20:30

Berita Terkait

PONTIANAK- Pelaku kejahatan biasanya mempunyai trik untuk mengelabuhi para calon korbannya. Hal itu yang menimpa Empat orang warga Pontianak yang sedang bertugas di Jakarta. Mereka terkecoh oleh ocehan penipu  yang katanya tertipu oleh TAXI yang ditumpanginya

Peristiwa ini berawal dari adanya seseorang yang mengaku dari Kerajaan Brunei dan ingin membantu Masjid Istiqlal. Ia berlagak seolah olah tertipu oleh pengemudi Taxi, dimana  katanya ia dari Hotel Sultan tujuan  Masjid Istiqlal namun dalam perjalanan ia diturunkan di Atrium Senen, pelaku berkeluh kesah katanya ia membawa bantuan dari  Sultan Brunei  sebanyak Ro 9 Milyard.

Dengan meyakinkan korbannya, Ia minta kepada korban untuk mengantar ke Masjid Istiqlal. Tapi karena si korban sedang ada kegiatan, maka tidak mau mengantar.

Namun tiba tiba datang seseorang yang mengaku bernama Irwansyah dan ikut nimbrung sambil menyalami korban.

"Kasihan orang mau bantu malah kena tipu,  ayo kita antar," Kata kelompok penipu. 

Akhirnya mereka bertiga berangkat menggunakan mobil pelaku, setelàh sampai di Istiqlal, pelaku hanya berucap besaknya Cik Masjidnya dengan logat Brunei.

Setlah itu mereka bertiga mencari ATM,  disitu ada ATM Mandiri dan ATM BCA. Di dalam ATM tersebut pelaku seolah olah memperlihatkan kepada korban bahwa pelaku memiliki uang Rp9 milyard di dalam rekeningnya.

Kemudian, pelaku meminta ATM korban untuk ditransfer dan uang dalam ATM 180 juta lebih milik korban ludes tak bersisa.

Kemudian meminta lagi ATM yang lain untuk ditransfer itupun ludes hanya disisakan 1.500 (seribu lima ratus rupiah rupiah) dari 40 juta lebih.

Setelah uang terkuras habis korban diantar ke Atrium Senin sambil memberikan Dollar Amerika sebanyak 100 dollar katanya minta tolong belikan tiket untuk ke Pontianak.

Setelah uang dollar dicairkan korban menelpon mau menanyakan nama lengkap pelaku untuk ditulis di tiket, namun yang terjadi pelaku sudah tidak mengaktifkan lagi HPnya.

Korban baru tersadar tertipu setelah hp pelaku sulit dihubungi. Akhirnya Korban mengecek kedua ATM nya ternyata telah diblokir dan uangnya telah habis tidak tersisa.

Menghadapi modus penipuan tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Suhadi turut Prihatin atas musibah yang menimpa warga  Pontianak Pontianak yang sedang melaksanakan tugas Negara, tapi malah tertipu.

"Maksud hati hendak menolong namun apa daya  balasannya justru tertipu. Pengalaman pahit ini mudah mudahan tidak menimpa warga yang lainnya," harapnya.

Kasus seperti ternyata juga menimpa rekan korban yang lain dalam modus yang sama ingin memberikan bantuan dari Kesultanan Brunei.

Penipuan bentuk lain, lanjut Suhadi dengan modus tidak bisa membaca dan minta tolong untuk dibantu memasukkan ATM ke mesin ATM, oleh calon korban, pelaku disarankan untuk menghubungi Satpam, namun sipenipu tidak mau, karena merasa Iba kepada Penipu, korbanpun membantunya, apa yang terjadi uang korban dikuras habis oleh pelaku. (arf)

 

 

Berita Terkait