Warga Minta Tekan Inflasi Harga Pasar

Warga Minta Tekan Inflasi Harga Pasar

  Sabtu, 11 June 2016 09:32

Berita Terkait

BENGKAYANG--Selama puasa ramadan sejumlah masyarakat mengeluh terhadap kenaikan harga sembako yang berada di wilayah pasar tradisional, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang.

Hampir sembilan barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga. Diantaranya gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam dan daging ikan yang berada di wilayah pasar tradisional.

"Harga barang naik terus. Sedangkan penghasilan masyarakat menurun. Ini tidak seimbang dengan pengeluaran dan penghasilan," ucap Warga Kecamatan Bengkayang Wardi (41),  Kamis (9/6) kepada media ini.

Dia mengatakan dengan kenaikan harga barang dalam satu bulan terakhir membuat masyarakat harus mengulurkan niat untuk berbelanja lebih guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Masyarakat dengan penghasilan sebagai petani karet dan petani padi tidak mampu menyeimbangkan kebutuhan pokok keluarga di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Ia menuturkan dengan inflasi harga yang terjadi sekarang belum ada perhatian pemerintah darah terkait melakukan sidag kenaikan harga barang di pusat perbelanjaan. Sehingga masyarakat membutuhkan adanya dukungan pemerintah daerah terkait dengan pelaku ekonomi guna mencarikan solusi terhadap kenaikan harga barang di pasar tradisional Kabupaten Bengkayang.

"Harga barang tidak stabil ini karena kurangnya perhatian dari kebijakan pemerintah terkait dalam menekan harga barang kebutuhan pokok di pasaran. Selama ini pasar tradisional kurang mendapat perhatian untuk pembinaan pedagang. Akibatnya stok kebutuhan pokok yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan masyarakat," terang ayah tiga anak saat berbelaja di Pasar Teratai, Kabupaten Bengkayang.

Ketua Pedagang Pasar Teratai Kabupaten Bengkayang Benny mengakui menjelang puasa bulan ramadan 1437 H sembilan bahan pokok kebutuhan keluarga mengalami kenaikan harga cukup tinggi dipasaran tradisional. Ini karena stok barang yang tersedia tidak memncukupi kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Bengkayang.

"Stok.barang kita terbatas dan.permintaan masyarakat meningkat. Jadi wajar saja harga sembako mengalami kenaikan dikalangan pedagang. Biaya trasportasi cukup mahal untuk mengangkut barang kebutuhan pokok di wilayah pasar tradisional," terangnya.

Dia menyampaikan selama ramadan harga barang pokok bervariasi. Daging ayam dipasaran mencapai Rp 45 ribu perkilogram. Sedangkan ayam merah juga mengalami kenaikan harga Rp 28 ribu perkilogram. Untuk harga daging sapi tembus dipasaran Rp 130 ribu perkilogram dan harga ikan mencapai Rp 35 ribu perkilogram.

Ia.mengungkapkan kenaikan harga barang karena stok yang tersedia terbatas dan bahkan mengalamqmengalami kekurangan setiap harinya di wilayah pasar tradisional. Pihaknya berharap kenaikan harga barang dipasaran cepat  mengalami penurunan harga. Sehingga roda perekonomian pasar tradisional dapat berjalan dengan baik dan lancar di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Bengkayang.

"Kebutuhan daging ayam saat ini kita masih membutuhkan 800 ekor ayam. Karena jumlah daging  ayam terbatas dan modalnya mahal. Hingga saat ini pedagang hanya mampu mempersiapkan 300 ekor ayam perhari," ungkap Ketua Pedagang Pasar Teratai yang sekaligus pedagang ayam merah di Kabupaten Bengkayang.(irn)

Berita Terkait