Warga Gugat Galian C Kaliasin

Warga Gugat Galian C Kaliasin

  Selasa, 10 November 2015 08:21
PENOLAKAN: Warga Kaliasin Wendi memperlihatkan surat penolakan galian c di Bukit Kaliasin Luar, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. AIRIN//PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG--Sejumlah masyarakat Kaliasin meminta kepastian hukum tentang masalah tambang ilegal galian c di Bukit Kaliasin Luar, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. Penolakan ini sudah dilakukan warga selama beberapa tahun dengan berbagai cara. Di antaranya mendatangi kontraktor galian c dan meminta aktivitas eksavator dihentikan karena merusak lingkungan."Kita sudah melakukan berbagai cara untuk menghentikan galian c di Bukit Kaliasin Luar. Tapi aktivitas galian tanah kuning masih tetap terjadi. Jadi langkah selanjutnya warga akan melakukan gugatan terhadap pemilik galian C," ucap Warga Kaliasin Wendi,  ditemui Pontianak Post belum lama ini.

Dia mengatakan berbagai keluhan masyarakat tentang penambangan ilegal kurang ditanggapi pemerintah daerah. Diantaranya sungai Kaliasin tersumbat karena aktivitas galian tanah kuning. Serta hutan dan jenis pepohonan rusak karena dibabat juga tidak diperhatikan pemerintah terkait. Ia mengungkapkan selain itu pemilik usaha galian c di Bukit Kaliasin Luar tidak mau peduli dengan kerusakan hutan. Akibatnya separuh bukit Kaliasin gundul karena galian c dilakukan secara terus-menerus. Bahkan kerusakan hutan yang dialami bisa menyebabkan tanah longsor dan dapat membahayakan penduduk disekitarnya.

"Kami selaku warga yang ada di sekitar Kaliasin mau minta tolong kepada siapa lagi? Pemerintah terkait tidak peduli dengan adanya aktivitas galian c secara ilegal. Jadi mau bagimana lagi jalur hukum akan kita tempuh secara bersama-sama," tukasnya saat memperlihatkan surat penolakan warga tentang galian c di Bukit Kaliasin Luar, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan.Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang Sumberanto Tjitra sudah memberikan teguran terhadap galian c di Bukit Kaliasin Luar, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. Namun teguran tersebut tidak diindahkan pelaku usaha tambang tanah kuning. Sehingga diperlukan kepastian hukum untuk melihat duduk persoalan dilapangan.

"Tolong pihak terkait memberikan kepastian hukum kepada warga Kaliasin. Selama ini warga kita menunggu jawaban dan kepastian hukum tentang galian c di Bukit Kaliasin," tuturnya belum lama ini.Dia menyatakan apabila galian c di Bukit Kaliasin tidak memiliki izin dari pemerintah daerah. Dipastikan galian c akan ditutup dan pelaku usaha dilapangan akan diberikan sanksi hukum karena melanggar peraturan yang berlaku. Ia mengungkapkan kepada masyarakat Kaliasin untuk bersabar. Dikarenakan laporan warga tentang permasalahan galian c di Bukit Kaliasin akan ditindaklanjuti intansi terkait pemerintah Kota Singkawang. "Semoga permasalahan tentang galian c di Bukit Kaliasin bisa segera terselesaikan. Jika benar ini pertambangan ilegal akan diberikan sanksi hukum karena melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku," tukasnya. (irn)

Berita Terkait