Warga Empat Kecamatan Terima Sertifikat Tanah

Warga Empat Kecamatan Terima Sertifikat Tanah

  Sabtu, 29 December 2018 10:30
PENYERAHAN SERTIFIKAT: Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada warga di empat kecamatan, Jumat (28/12) di Kantor BPN Kapuas Hulu. (kanan) Warga memperlihatkan sertifikat lahan yang telah mereka kantongi dari BPN Kapuas Hulu.

Berita Terkait

Bupati Ingatkan Jangan Dijual

PUTUSSIBAU – Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir meminta agar warga tidak gegabah menjual lahan mereka, setelah lahan resmi bersertifikat. Permintaan tersebut disampaikan Bupati saat penyerahan sertifikat secara simbolis kepada warga di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, di Kantor BPN setempat, Jumat (28/12).

“Sedapat mungkin jangan sampai dijual, tetapi tetap dipertahankan, agar bisa dijadikan lahan usaha untuk meningkatkan ekonomi,” kata Nasir. Bahkan dia berjanji, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu juga akan meningkatkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). 

Dukarakan Nasir, sertifikat hak atas tanah merupakan salah satu cara pemerintah untuk membantu pertumbuhan ekonomi terhadap warga yang akan berwirausaha. Pasalnya, dokumen tersebut, menurut dia, bisa diagunkan sebagai jaminan untuk usaha. Selain itu, dia juga menegaskan bahwa dengan mengantongi sertifikat, memiliki kekuatan secara hukum, sebagai jaminan atau bukti sah kepemilikan. "Sertifikat tanah juga bisa mengangkat harkat dan martabat seseorang," katanya.

Kegiatan penyerahan sertifikat ini merupakan agenda Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu Handoyo Pramono mengatakan, penyerahan ribuan sertifikat ini sehubungan dengan pelaksanaan program strategis nasional. Program strategis nasional yang dimaksud dia, terkait penerbitan sertifikat tanah melalui kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), redistribusi tanah, dan kegiatan legalisasi aset lainnya Tahun Anggaran 2018. “Tahun 2018 ini, kami menyelesaikan PTSL 6.985 sertifikat dan redistribusi tanah 4.500 sertifikat,” kata Handoyo Pramono, kemarin.

Handoyo mengatakan, sertifikat tanah yang diserahkan tersebut terdiri dari sertifikat tanah aset Pemerintah Daerah (Pemda) sebanyak 36 sertifikat, sertifikat wakaf sebanyak lima sertifikat, dan lima sertifikat aset Polri. “Selain itu sertifikat tanah yang kita serahkan ini ada sebelas desa pada empat kecamatan,” ujarnya.

Lanjut Handoyo, kegiatan pada tahun 2018 itu ada dua program dan program tersebut menjadi yang tercepat dan paling duluan di Provinsi Kalimantan Barat. Untuk itu ia berharap kepada penerima sertifikat, agar sertifikat tersebut dipelihara dengan baik, supaya dapat meningkatkan taraf hidup warga masyarakat. “Karena selain sah demi hukum, juga dapat mengangkat harkat dan martabat,” timpalnya.

Sementara Bupati Abang Muhammad Nasir mengapresiasi kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu atas prestasinya yang dicapainya. Menurut Nasir, sapaan karibnya, BPN Kapuas Hulu mendapatkan predikat sebagai yang  tercepat se-Kalimantan Barat, karena yang pertama menyerahkan sertifikat kepada warga secara massal yang jumlahnya tidak sedikit. “Saya ucapkan selamat kepada warga empat kecamatan yang menerima sertifikat tersebut,” katanya. 

Menurut Nasir, kegiatan penyerahan sertifikat kepada masyarakat ini merupakan kegiatan yang sangat istimewa, di mana merupakan salah satu upaya untuk mengurangi temuan dari BPK. “Berdasarkan keterangan yang saya dengar, untuk tahun 2019, BPN Kapuas Hulu akan menargetkan 17.000 sertifikat,” ujarnya. (arf)

Berita Terkait