Wanita Islam Gelar Baksos dan Seminar

Wanita Islam Gelar Baksos dan Seminar

  Rabu, 24 April 2019 11:19
Bakti Sosial: Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili berfoto bersama dengan seluruh peserta dan narasumber seminar dan baksos dalam rangka milad Wanita Islam.

Berita Terkait

Dibuka Bupati Sambas Hadirkan Sejumlah Narasumber

SAMBAS - Dalam rangka Milad ke-57, Wanita Islam mengadakan Bhakti Sosial serta seminar bertemakan perlindungan anak dan perempuan dalam tinjauan hukum, psikologi dan agama, Selasa (23/4) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas. Pada sesi seremoni pembukaan, dihadiri oleh Ketua IV PP Wanita Islam Sri Vira Chandra D SS MA,  sebagai pembicaranya, selain itu juga menghadirkan praktisi hukum Evi Risma Yanti SH MH, dan  juga Psikolog Pendidikan Dewi Dina M Psi. dan dibuka oleh Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc.

Sedangkan para undangan yang hadir antara lain, selain Bupati juga hadir Wakil Bupati Sambas, ketua umum PP Wanita Islam, dan Ketua PW Wanita Islam Provinsi Kalimantan Barat, Forkopimda Kabupaten Sambas, sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, ketua TP PKK Kabupaten Sambas, dan beberapa pihak terkait lainnya.

Dalam sambutan ketua umum PP Wanita Islam Dra H Marfuah Mustofa MPd, mengajak pengurus Wanita Islam bergerak melakukan pengkaderan dan menjalankan program organisasi hingga ke tingkat desa-desa. "Pada kesempatan ini, saya mengajak pengurus dan kader Wanita Islam, mari kita bergerak menyentuh masyarakat hingga di tingkat kelurahan atau desa. Ini sesuai dengan program organisasi yang mencanangkan program pengurus seribu ranting, supaya lebih efektif mencapai sasaran program," kata Marfuah. 

Disamping itu, lanjut dia, diperlukan peran keluarga dalam membentuk pribadi generasi penerus yang bermoral dan intelektual. Semuanya itu tidak lepas dari peran orang tua dalam keluarga, terutama peran ibu. "  Mari kita mulai dari keluarga kita, perlihatkan peran wanita kita, bekerjasama bersama suami, menanamkan nilai-nilai positif dalam keluarga. Selagi napas dikandung badan, kita mesti bergerak, berbuat, melakukan  perubahan ke arah yang positif dan lebih baik. Mulailah dari keluarga, dan juga di lingkungan sekitar kita," kata Marfuah.

Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc dalam sambutannya mengatakan, bahwa keluarga adalah madrasah pertama bagi anak-anak, oleh karena itu, peran ibu yang merupakan wanita sangat penting sebagai guru di madrasah pertama anak-anak tersebut. "Keluarga merupakan wadah pendidikan yang paling penting dan pertama bagi anak-anak. Semuanya harus dimulai dari rumah tangga, nilai agama, etika, moralitas, dan peran teladan dari orang tua bagi anak-anak semuanya mulai ditanamkan pada anak-anak dari pendidikan keluarga. Disinilah pentingnya peranan wanita sebagai ibu di rumah tangga, bersama suami harus  punya kesamaan tujuan, mencintai, dicintai,

dihargai dan saling menyayangi serta menjadi contoh baik bagi anak-anak," kata Atbah.

Seperti yang disampaikan oleh ketua PW Wanita Islam Provinsi Kalimantan Barat Dra Hj Ida Kartini Msi dalam sambutannya. Selain seminar yang diselenggarakan hari kemarin (Selasa, 23/4), Wanita Islam juga mengadakan kegiatan bakti sosial yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas. "Kita berterimakasih kepada Pemkab Sambas dan juga pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas yang telah siap memfasiitasi kegiatan bakti sosial, yang mana sebelumnya juga telah kita koordinasikan dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat," kata Ida Kartini.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan Seminar, yang dipandu langsung oleh Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah SH MH sebagai Moderator. Dalam hal ini Hairiah berkapasitas sebagai ketua umum Majelis Perempuan Melayu Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan seminar ini juga diikuti oleh pengurus dan anggota PD Wanita Islam Kota Pontianak Kota Singkawang dan Sambas.(fah)

Berita Terkait