Wabup:Jaga Persatuan dan Kesatuan

Wabup:Jaga Persatuan dan Kesatuan

  Kamis, 16 May 2019 11:19
Wakil Bupati Sintang, Askiman memberikan arahan menjelang dilaksanakan buka puasa bersama di Balai Pagoda Rumah Jabatan Wakil Bupati Sintang, kemarin.HUMAS PAMKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Dalam rangka mewarnai Bulan Suci Ramadan 1440 H/2019 M Pemerintah Kabupaten Sintang melaksanakan kegiatan  Safari Ramadan dengan kegiatan berbuka puasa bersama dengan tokoh agama dan masyarakat. 

Seperti hal yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sintang, Askiman. Bertempat di Balai Pagoda Rumah Jabatan Wakil Bupati Sintang, ia mengatakan bahwa selama tiga tahun ini menjabat sebagai pemimpin di Pemerintahan Kabupaten Sintang bersama  Bupati Sintang, Jarot Winarno. Selalu berkomitmen untuk menjaga hubungan antarsuku dan agama serta toleransi sesama umat beragama senantiasa selalu dijaga dengan memberikan rasa perdamaian dan suka cita guna membangun  perekonomian di masyarakat.

“Melalui buka puasa bersama yang mengundang Ustad Soleh untuk memberikan  ceramah dan pencerahannya kepada kita. Dengan tujuan  menuntun ajaran kebaikan  menuntun hidup kita  dengan penuh rasa kerukunan dan saling menghormati diantara umat beragama,” jelas  Wakil Bupati sintang, Askiman.

Tak hanya itu, Askiman usai kegiatan buka puasa bersama kepada awak media mengatakan,  bahwa setelah  menyelesaikan Pesta Demokrasi Pemilu 2019 di Kabupaten  Sintang, yang dilaksanakan dengan aman. 

“Patut kita syukuri, bahwa pesta demokrasi sudah berjalan lancar dan damai. Siapapun yang nantinya  terpilih menjabat kita harus berlapang dada itulah merupakan pilihan rakyat yang memiliki hak memilih,” ucapnya lagi.

Beliau juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kesatuan dan persatuan. Tak lupa pula, ia mengatakan bahwa pada proses penetapan pemenang baik Pilpres maupun perangkat lembaga legeslatif nanti, harus tetap waspada terhadap isu-isu yang sedang berkembang dan jangan terjebak pada kabar bohong.

“Kita harus waspada terhadap paham-paham radikal, paham-paham  inkonstitusional  serta paham perbedaan seperti isu-isu yang berkembang saat ini,  mari kita perkokoh kebersamaan antar umat beragama  di daerah kita, agar tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang tidak benar yang dapat memecah belah persatuan,” tegasnya. (fds)

Berita Terkait