Verstappen Dikaitkan dengan Mercedes

Verstappen Dikaitkan dengan Mercedes

  Minggu, 7 April 2019 09:09
Max Verstappen

Berita Terkait

NORTHAMPTONSHIRE - Formula 1 musim 2019 baru bergulir dalam dua putaran. Namun, rumor perpindahan pembalap sudah bergeliat. Kali ini melibatkan driver utama Red Bull, Max Verstappen. Dia dikabarkan menjalani komunikasi intensif dengan Mercedes, tim juara dunia 2018.

Bos Red Bull, Helmut Marko membenarkan hal tersebut. Meskipun pada kenyataanya Max baru saja menandatangani kontrak bersama Red Bull hingga akhir musim 2020. Marko menyebut ada klausul kinerja yang tidak dijelaskan lebih lanjut.

"Saya santai menanggapi itu. Dia merasa nyaman dengan kami," ujar Marko dikutip Auto Bild. Terlebih lagi, bila Red Bull mampu memberikan mobil yang kompetitif untuk bersaing menuju gelar juara dunia. Ada kans besar bila pembalap 21 tahun tersebut bertahan.

Musim ini, Red Bull bersama Honda memulai kerja sama dengan cukup bagus. Hasilnya, Verstappen kini mengemas poin 27 dari sekali podium di GP Australia. Cukup kompetitif di musim ini.

Sementara itu, Mercedes kini masih berkibar di papan atas. Duet pembalap mereka, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton menguasai dua seri pembuka musim ini. Di Australia, Bottas menjadi kampiun, sedangkan di Bahrain pekan lalu, giliran Hamilton yang menguasai balapan.

Kemenangan itupun berbau keberuntungan lantaran Charles Leclerc, pembalap baru Ferrari yang mengalami masalah di power unit. Dengan perubahan dan peningkatan performa Ferrari Mercedes patut waspada.

Bos Mercedes, Toto Wolff menyatakan Leclerc bisa menjadi ancaman buat timnya untuk mempertahankan gelar musim ini.  "Saya pikir dia (Leclerc) akan menjadi ancaman," ujarnya sebagaimana dikutip Crash. Menurutnya, pembalap muda Monako itu punya kemampuan dan karakter kuat untuk sukses di balapan F1.

Balapan selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Shanghai, Tiongkok 14 April, pekan depan. Persaingan bakal semakin sengit. Sebagaimana diketahui, Leclerc tetap menggunakan mesin yang sama seperti saat membalap di Bahrain. (nap)

Berita Terkait