UPT TIKP Gelar Rakortek PPDB Online

UPT TIKP Gelar Rakortek PPDB Online

  Rabu, 24 April 2019 10:45
FOTO BERSAMA: (ki-ka) Nur Astina, Kusnadi, dan Andi Musa foto bersama usai pembukaan rapat koordinasi teknis PPDB Online.

Berita Terkait

UNIT Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat (UPT TIKP Disdikbud Kalbar) mengelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di Hotel Borneo, Senin-Selasa, 22-23 April 2019. Kegiatan dibuka Plt Sekretaris Disdikbud Kalbar, Drs H Kusnadi MSi.

“Kami gelar rakor teknis PPDB online hari ini. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini tidak ada sekolah favorit. Yang ada berdasarkan zonasi dan prestasi. Semua sekolah akan kita favoritkan. Harapan kami seperti itu, sehingga betul-betul dapat diminati masyarakat luas,” jelas Kusnadi.

Peserta didik yang akan masuk satuan pendidikan (SMA/SMK) tahun ini didasarkan pada persentase zonasi 90 persen, prestasi lima persen, dan perpindahan orangtua lima persen. “Siswa yang tidak ada dalam zonasi, bisa masuk ke satuan pendidikan dari persentasi prestasi,” ujarnya.

Penerapan sistem PPDB online tahun ini untuk lebih memudahkan orangtua dan peserta didik untuk mendaftarkan diri. Tahun ini pun, seusai kebijakan Gubernur Kalbar, tidak boleh ada lagi pungutan dari satuan pendidikan terhadap orangtua atau siswa.

“Semua biaya sudah ditanggung melalui dana BOSda. Berapa keperluan satuan pendidikan sudah dihitung besarnya. Jadi khusus negeri, satuan pendidikan tidak boleh melakukan pungutan apa pun, sanksinya jelas,” katanya.

Pada sekolah swasta, dana belum tersedia, kemungkinan pada tahun 2020. “Sekolah swasta tahun ini akan dibantu bagi siswa miskin melalui beasiswa. Artinya di luar sekolah negeri masih boleh lakukan pungutan pada orangtua,” ujarnya.

Sementara itu, Hj Nur Astina SE MM, Kepala UPT TIKP Disdikbud Kalbar menyampaikan, pihaknya menyiapkan aplikasi PPDB online. Terkait kebijakan teknis dan zonasi ditentukan oleh Kabid SMA. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menghadirkan Irwasda Polda Kalbar, Kombes Pol Drs Andi Musa SH MH yang memberikan paparan dari tim saber pungli.

“Melalui kesempatan ini akan dibahas bagaimana kebijakan tersebut untuk disepakati bersama. Lalu akan disinkronkan dengan aplikasi di tempat kami,” katanya.

Rakortek diikuti sekitar 100 ketua MKKS dan kepala sekola se-Kalbar. “Melalui kehadiran mereka, kami rembuk, sinkronkan satu persepsi. Terkait langkah yang diambil dalam PPDB online nanti. Dari peraturan gubernur akan kami arahkan ke juklis setelah kesepakatan ini. Untuk tahun ini, server-nya kami masih kerjasama dengan Telkom,” ujarnya.

Terkait server, tahun ini pihaknya masih bekerjasama dengan Telkom. “Tahun depan, Insya Allah, ini proses pembuatan aplikasi semoga tahun ini selesai, sehingga tahun depan bisa langsung dari UPT kami,” pungkasnya. (mde/ser)

Berita Terkait