Upah Buruh Naik

Upah Buruh Naik

  Kamis, 8 November 2018 09:10

Berita Terkait

GUBERNUR Kalimantan Barat Sutarmidji mengeluarkan Surat Keputusan tentang Upah Minimum Provinsi Kalbar tahun 2019. Adapun UMP Kalbar tahun 2019 naik Rp164.600 dari 2018 yang sebesar Rp2.046.900.

Dalam SK bernomor 561/Disnakertrans/2018 tentang UMP Kalbar tahun 2019 itu menetapkan, pertama UMP Kalbar tahun 2019 sebesar Rp2.211.500. Kedua UMP sebagaimana dimaksud adalah upah bulanan terendah yang diterima oleh pekerja 40 jam seminggu, yang bekerja enam hari dalam seminggu atau delapan jam sehari bagi pekerja yang bekerja lima hari dalam seminggu. 

Ketiga dalam SK yang ditandatangani gubernur 30 Oktober lalu itu, menetapkan bagi yang memberikan upah yang lebih tinggi dari ketentuan UMP dilarang mengurangi atau menurunkan upah. Sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 07 Tahun 2013 tentang Upah Minimum.

Lalu yang keempat pada saat keputusan ini mulai berlaku maka Keputusan Gubernur Nomor 677/Disnakertrans/2017 tentang penetapan UMP Kalbar tahun 2018 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Keputusan ini mulai berlaku 1 Januari 2019. 

Sebelumnya, untuk kenaikan UMP 2019 tertuang dalam surat edaran tertanggal 16 Oktober 2018, dengan Nomor B.240/M.NAKER/PHI9SK-UPAH/X/2018, tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2018.

Sesuai Pasal 44 Ayat 1 dan 2 PP Nomor 78 Tentang Pengupahan Tahun 2015, peningkatan nilai UMP tersebut berdasarkan formula penambahan dari pertumbuhan ekonomi nasional (PDB) dan data inflasi nasional.

Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yang akan digunakan untuk menghitung upah minimum tahun 2019, bersumber dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS-RI). Sesuai dengan Surat Kepala BPS RI Nomor B-218/BPS/1000/10/2018 tertanggal 4 Oktober 2018.

Penetapan upah minimum 2019 merupakan hasil dari penambahan upah minimum 2018 dikalikan tingkat inflasi plus pertumbuhan ekonomi nasional. Sesuai Pasal 44 Ayat 1 dan Ayat 2 PP Nomor 78 Tahun 2015. Dengan demikian, kenaikan UMP dan atau UMK tahun 2019 berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 8,03 persen.

Sehubungan dengan penetapan itu, maka gubernur wajib menetapkan UMP 2019 dan diumumkan secara serentak pada 1 November 2018. Sementara Upah Minimum kabupaten/kota ditetapkan dan diumumkan selambat-lambatnya pada 21 November 2018. Untuk UMP dan UMK yang telah ditetapkan oleh masing-masing kepala daerah, akan mulai berlaku terhitung 1 Januari 2019.(bar)

Berita Terkait