Untan Resmikan Japan Corne; Jembatan Menuju Negeri Sakura

Untan Resmikan Japan Corne; Jembatan Menuju Negeri Sakura

  Minggu, 17 March 2019 21:13

Berita Terkait

PONTIANAK – Fasilitas untuk belajar bahasa dan budaya asing di Universitas Tanjungpura terus bertambah. Kini UPT Bahasa di kampus terbesar Kalimantan Barat ini memiliki Japan Corner. Pusat bahasa dan budaya Jepang ini diresmikan langsung oleh Rektor Untan Prof Dr Thamrin Usman DEA, Sabtu (16/3). Dia mengatakan, dia bahasa asing menjadi syarat wajib untuk diterima bekerja di perusahaan besar. Untan sendiri, kata dia, terus berusaha untuk meningkatkan kualifikasi para mahasiswa dan dosennya, termasuk Bahasa Jepang.

Thamrin memaparkan, Untan sendiri memiliki banyak fasilitas pendidikan bahasa asing yang dibuka untuk mahasiswa, dosen, karyawan dan khalayak umum. Untuk bahasa Inggris misalnya, ada American Corner (kerjasama dengan Kedutaan Amerika Serikat) dan BCLC (kerjasama dengan Kedutaan Inggris. Sementara itu untuk Bahasa Mandarin, Untan juga memiliki Pusat Bahasa Mandarin. Sedangkan Bahasa Prancis ada Kedai Prancis. Terbaru ada pulai pusat bahasa Jepang (Japan Corner). Di sini terdapat para pengajar kompeten, perpustakaan, ruang belajar, dan segala informasi tentang peluang belajar ke negeri-negeri tersebut.

“Japan Corner sama halnya dengan mandarin Corner, Kedai Prancis, Mandarin Corner dan British Corner dan itu semua adalah jendela dunia. kami (Untan) memandang ini adalah sebagai penghubung antara Untan dengan pemerintah, masyarakat, kultur, pendidikan yang ada di jepang.” jelas dia.

Selain itu, Untan saat ini juga telah melakukan kerjasama di beberapa Universitas di Jepang salah satunya adalah Tokyo University, Kyoto University dan beberapa kampus yang ada di jepang.Sebelum adanya Japan Corner, Untan sendiri telah melakukan kerjasama dengan private company di Jepang dan telah mengirim mahasiswa di bidang pertanian, mipa dan enginering. “ Saat ini sudah gelombang kedua dan telah mengirim lebih dari seratus mahasiswa untuk magang dan dibayar oleh pemerintah Jepang,” jelas Thamrin.

Sementara itu, Director General The Japan Foundation, Norihisa Tsukamoto mengucapkan selamat dan mengaku sangat senang atas pembukaan Japan Corner Untan. “Saya sangat senang sekali datang ke sini (Pontianak), sebagai lembaga pertukaran budaya antara Indonesia dan Jepang saya menghadiri acara peresmian Japan Corner di Untan”, katanya.

Menurut dia, The Japan Foundation sudah didirikan pada tahun 1974 di Jakarta dan lebih dari 40 tahun selalu bekerjasama untuk pertukaran kebudyaan. Saat ini,di Indonesia ada 245 ribu orang yang belajar bahasa Jepang dan perkembangannya di Indonesia  sangat maju. “saya berharap Japan Corner yang diresmikan di Untan lebih berkembang dan persahabatan antara Jepang dan Indonesia lebih erat lagi kedepannya,”pungkas Norihisa Tsukamoto. (ars)

Berita Terkait