Untan Mesti Dongkrak IPM

Untan Mesti Dongkrak IPM

  Jumat, 11 January 2019 09:45
MEGAH: Gedung baru kampus Universitas Tanjungpura terlihat megah dari ketinggian. Meningkatnya sarana dan prasana di kampus terbesar di Kalbar ini diharapkan bisa mendorong peningkatan IPM. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK – Peningkatan sarana dan prasarana di Universitas Tanjungpura (Untan) direspon positif Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Perguruan tinggi terbesar di Kalbar itu kini memiliki wajah baru dengan gaya yang lebih modern dan representatif seiring tuntasnya pembangunan gedung baru melalui proyek 7 in 1. 

Peningkatan sarana prasarana serta fasilitas lainnya itu diharapkan sejalan dengan kualitas lulusan yang dihasilkan. Ke depan, Sutarmidji berharap agar Untan semakin berperan dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di provinsi ini.   

"Untan seperti halnya juga dengan perguruan tinggi lain, akan terus kami dorong. Sebagai perguruan tinggi terbesar di Kalbar, Untan harus dapat membangun SDM yang dibutuhkan Kalbar," ungkapnya kepada Pontianak Post, Kamis (10/1). 

Untuk itu, lanjut dia, program-program studi yang ada haruslah yang benar-benar dibutuhkan daerah. Berkaitan dengan pembangunan besar-besaran di kampus tersebut, ia berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memberi perhatian terhadap perguruan tinggi ini. 

Pembangunan itu dinilai bakal berpengaruh terhadap peningkatan daya tampung Untan. “Sejalan dengan itu, Untan diharapkan mampu meningkatkan IPM di Kalbar. Karena salah satu harapan kami dengan adanya perguruan tinggi adalah daya tampung semakin besar dan kemudian IPM meningkat," ucapnya. 

Selain dari aspek kuantitas, lulusan Untan pun diharapkan dapat menjawab kebutuhan daerah dari aspek kualitas. Sebab, ke depan, kata Sutarmidji, semua tenaga kerja harus disertifikasi. Untuk itu, Pemprov bakal membuat pusat-pusat pelatihan agar bisa memberi bekal kepada lulusan SMA/SMK. Di sini peran perguruan tinggi juga diperlukan. 

Dengan demikian, ia berharap di masa depan para angkatan kerja di provinsi ini dapat langsung memasuki pasaran kerja. " Kalbar ini memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Jika hanya menjadi penonton maka akan rugi. Jadilah bagian bagaimana membuat SDA di Kalbar bisa bermanfaat bagi masyarakat luas," pungkasnya. 

Seperti diketahui, proyek 7 in 1 Untan sudah hampir rampung seluruhnya. Para pekerja tinggal melakukan finishing sebelum gedung baru senilai Rp295 miliar yang didanai Islamic Development Bank ini diresmikan. Untan kini terlihat lebih megah dengan bangunan modern yang menjulang tinggi. 

“Kemungkinan pada 18 Januari ini akan diresmikan. Kami berharap Presiden Joko Widodo dan Menteri  Ristekdikti Mohamad Nasir hadir untuk meresmikannya,” ujar Rektor Untan Prof Dr Thamrin Usman DEA kepada Pontianak Post, kemarin (10/1).

Pembangunan gedung itu meliputi; perpustakaan modern (tiga lantai), gedung multiguna (tiga lantai), ruang kuliah (empat lantai), dan laboratorium (empat gedung). Sejumlah gedung lama juga direnovasi sehingga tampilannya menjadi semakin modern. Selain itu, dibangun pula Graha Untan di Jalan Daya Nasional, depan Masjid Al-Muhtadin, menggunakan APBD Kota Pontianak.

Thamrin mengatakan, fasilitas modern ini akan berimbas pada kemajuan bagi Untan. “Ada dua faktor utama dalam membangun kampus yang berkualitas, yaitu infrastruktur berupa fasilitas studi dan riset. Kedua adalah SDM.  Dengan adanya fasilitas ini, maka Untan akan meningkat kualitasnya,” ungkap dia.

Dia bersyukur akhirnya proyek ini bisa terwujud. Khusus penambahan gedung perkuliahan, dia menyebut akan mampu menampung tambahan hingga tiga ribu mahasiswa. “Artinya ke depan Untan bisa menampung total enam ribu sampai delapan ribu mahasiswa. Tahun ini daya tampung Untan hanya lima ribu kursi. Ditambah lagi dengan fasilitas modern yang menunjang, tentu akan membuat kualitas Untan juga meningkat,” ujar orang yang akan mengakhiri jabatan rektor pada tahun ini.

Salah satu mahasiswa Niko Amanda (22) merasa Untan sudah jauh berubah dari yang lalu. Ia mengaku bangga dengan perubahan yang luar biasa itu. Mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum itu berharap, Untan semakin maju dan mampu bersaing dengan kampus-kampus besar lainnya di Pulau Jawa. 

"Jadi selain secara fisik yang sudah luar biasa, lulusannya juga harus berkualitas. Dari bangunannya sangat bagus, tidak kalah dengan kampus di Jawa sana," katanya. (bar/ars)

Berita Terkait