Unik Bertandan Dua

Unik Bertandan Dua

  Senin, 18 January 2016 09:08
ADA DUA: Warga Kedamin Hulu, Rajali menunjukan pisangnya bertandan dua. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

RAJALI, warga RT1, RW1 Kelurahan Kedamin Hulu, Kecamatan Putussibau Selatan merasa penasaran melihat keberadaan pohon pisang 40 hari miliknya bertanda dua. Keanehan pada pohon pisang diketahui saat berbunga, karena ada satu bunga dan selang beberapa hari muncul satu lagi. Ini merupakan kejadian pertama di alaminya, walaupun di daerah lain hal serupa sering terjadi.

“Dari beberapa pohon pisang yang ada hanya yang satu ini cukup aneh. Karena belum pernah seperti ini,” ungkap Rajali ditemui di kediamannya, Sabtu (16/1) pagi. Kini usia tandan pisang yang ditanam di bagian belakang rumahnya itu sudah mendekati masa panen. Karena aneh banyak warga sekitar yang sekedar melihat, adapula yang minta bibit dengan harapan ketika berbuah bisa bertandan dua.

Menuru Rajali, hampir setiap hari warga disini melihatnya. “Panen, buah pisang ini tidak akan kami  dikonsumsi sendiri. Karena keanehannya banyak yang meminta buah dan bibitnya,” ucap Rajali. Pisang yang disebut Pisang 40 Hari ini diberi nama demikian, karena jenis pisang yang dari bunga sampai matang hanya memerlukan waktu 40 hari, ada juga masyarakat yang bilang pisang singapur.

Hal ini yang membedakan dengan jenis tanaman pisang pada umumnya yang dari berbunga sampai memanen rata-rata membutuhkan waktu 2-3 bulan.Pisang 40 hari ini termasuk pisang yang buahnya harum dan rasanya manis seperti pisang mas. Pohon pisang ini tidak terlalu tinggi rata-rata 2 meter. Batang daun berwarna agak keungu-unguan. Bentuk pisang 40 hari ni lebih ke oval dan berisi.(aan)