Ujian Sebelum Turun Perang

Ujian Sebelum Turun Perang

  Minggu, 17 March 2019 09:14

Berita Terkait

Timnas Indonesia U-23 vs Bali United

JAKARTA – Laga uji coba melawan Bali United sore nanti harus bisa dimanfaatkan betul oleh Timnas Indonesia U-23. Selain jadi laga uji coba terakhir sebelum turun di Kualifikasi Piala AFC U-23. Pertandingan melawan Serdadu Tridatu akan jadi penentu siapa saja yang masuk dalam skuad Garuda Muda Nusantara.

Setidaknya ada 7 pemain baru bakal mengancam 23 nama yang sebelumnya berhasil mempersembahkan gelar juara Piala AFF U-22. 7 nama yang tentu tidak bisa dianggap sebelah mata. Apalagi 3 diantaranya merupakan pemain yang berkiprah di kompetisi luar negeri.

Nama-nama seperti Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri, dan Ezra Walian memang jadi sorotan usai bergabung lagi bersama Timnas. Dua nama pertama mungkin sudah bisa dipastikan masuk dalam skuad. Bahkan, Pelatih Timnas Indonesia U-23 sudah memberi garansi Saddil dan Egy akan berangkat ke Thailand. Sedangkan Ezra? Masih tanda tanya.

Apalagi sejak datang pada 13 Maret lalu, otomatis Ezra baru dua kali saja ikut latihan. pada 14 Maret di Jakarta dan 16 Maret di Bali. Indra pun berkali-kali menegaskan pemain RKC Waalwijk itu harus bisa menunjukkan performa yang lebih bagus dari dua striker yang sudah ada dalam skuad, yakni Marinus Wanewar dan Dimas Drajad. Jika sama atau bahkan di bawah keduanya, Indra tidak akan ragu mengeluarkannya dari skuad.

’’Saya akan coba maksimalkan sampai 18 Maret, kalau memang sesuai bisa masuk skuad. Kalau tidak ya dicoret,’’ ujarnya. itu juga berlaku bagi 4 pemain yang sudah bergabung lebih dulu, yakni Feby Eka Putra, Mahir Radja, Kadek Raditya, dan TM Ichsan. Tapi sejauh ini keempat pemain itu diakuinya menunjukkan progres lumayan dan bisa mengancam 23 nama yang sudah ada.

Pencoretan pun akan dilangsungkan sesudah pertandingan melawan Bali United. Indra berujar timnya sudah tidak punya waktu lagi untuk persiapan. Kualifikasi Piala AFC U-23 sudah sangat dekat. Pertandingan pertama melawan   Thailand akan dilangsungkan pada 22 Maret mendatang.

Nah, melawan Bali United, Pelatih 56 tahun itu menjelaskan tidak akan menargetkan kemenangan. Dia hanya ingin melihat bagaimana anak asuhnya menerapkan game plan yang sudah disusunnya. ’’Tidak ada persiapan khusus,’’ katanya.

Melawan Bali United merupakan salah satu program timnya menuju Kualifikasi Piala AFC U-23. Merupakan tahap periodisasi perkembangan cara bermain anak asuhnya. ’’Kami akan coba segala taktik. Test drive sekalian menguji sejauh mana pemain memahami strategi dalam latihan selama ini,’’ tegasnya.

Sementara itu, melawan Timnas Indonesia U-23, Bali United tidak akan menurunkan skuad utamanya. Persiapan yang mepet usai berlaga di Piala Presiden 2019 jadi alasannya. Anak asuhya harus tersingkir usai kalah di laga terakhir melawan Bhayangkara FC pada 14 Maret kemarin.

Atas dasar itulah, tim pelapis yang bakal diturunkan melawan Rachmat Irianto dkk. Dia juga ingin memanfaatkan pertandingan itu untuk memberi menit bermain yang cukup kepada pemain yang selama ini hanya duduk di bangku cadangan. Memberi pengalaman bertanding melawan tim yang cukup kuat seperti Timnas Indonesia U-23. ’’Kami di sini juga untuk membantu negara. Ini kesempatan bagus bagi pemain yang belum turun untuk menunjukkan kemampuan,’’ tegasnya. (rid)

Berita Terkait