Ugal-ugalan, Tabrak Enam Kendaraan, Peluru Hentikan Leonardo

Ugal-ugalan, Tabrak Enam Kendaraan, Peluru Hentikan Leonardo

  Minggu, 19 June 2016 10:31
DIAMANKAN: Mobil minibus dengan nomor polisi KB 1247 WB yang kini diamankan di Mapolresta Pontianak, setelah menabrak enam kendaraan, Sabtu (18/6). ISTIMEWA

Berita Terkait

PONTIANAK – Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pontianak menembak pengemudi sebuah minibus dengan nomor polisi KB 1247 WB. Pengemudi yang kemudian diketahui bernama Leonardo Yosep tersebut, terpaksa dilumpuhkan lantaran tidak mau berhenti, meski telah menabrak enam kendaraan dari Jalan Ahmad Yani sampai dengan Jalan Adisucipto, Sabtu (18/6).

Kepala Polresta (Kapolresta) Pontianak melalui Kepala Satlantas (Kasatlantas), Kompol Wahyu Jati Wibowo, menjelaskan, sebelum kejadian tabrakan beruntun tersebut, pengemudi ugalugalan itu diketahui telah menabrak sepeda motor persis di seberang Mega Mall, Jalan Ahmad Yani. Setelah menabrak, dia menambahkan, bukannya lantas berhenti. Tetapi langsung melarikan diri menuju ke arah Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Tenggara, dengan melintasi Jalan Daya Nasional, kompleks Universitas Tanjungpura Pontianak. 

Di jalan tersebut, dia menjelaskan, jika yang bersangkutan kembali menabrak. Kali ini yang ditabrak mobil tersebut adalah sesama minibus. “Anggota yang sedang bertugas di Jalan Ahmad Yani yang tahu pun melakukan pengejaran namun, si Leonardo tetapi melarikan diri,” kata Wahyu. 

Wahyu menjelaskan, anggota sempat mendekati mobil tersebut, lalu mengetuk kaca mobil meminta si pengemudi untuk berhenti. Namun, dia menyayangkan, si pengemudi bukannya berhenti, tetapi semakin menekan gas, sehingga mobil yang dikemudikannya melaju. 

Melihat tidak adanya itikad baik dari si pengemudi, Kasatlantas mengungkapkan bahwa sejurus kemudian petugasnya kembali mengejar mobil berwarna putih tersebut hingga di Jalan Daya Nasional. “Anggota kemudian mengeluarkan tembakan peringatan namun mobil tetap melaju,” ucapnya. 

Kali ini, dia menambahkan, mobil menuju arah Sungai Raya. Sesampainya di Perguruan  Islamiyah, yang besangkutan kembali menabrak sepeda motor dengan nomor polisi KB 5470 NT yang dikemudikan oleh Aipda Edi Purwanto, anggota Ditlantas.  

“Petugas kembali memberi tembakan peringatan lagi mengarah ke kap mobil dan sesampai di Gang Busri mobil kembali menabrak sepeda motor dan menabrak honda Jaz KB 1592 QL dan menabrak lagi mobil Hilux,” ungkapnya. 

Wahyu mengatakan setelah menabrak si pengemudi kembali melarikan diri, di mana sebelum SPBU di depan Jalan Parit Husin I, yang bersangkutan menabrak lagi mobil  taksi KB 138 AM. Saat berada di simpang RSUD Sudarso, akhirnya mobil patroli lalu lintas menghadangnya, namun masih mobil tersebut terus melaju. “Mobil akhirnya berhenti setelah mobil berasap. Petugas langsung mengamankan sopir yang diketahui bernama Leonardo Yosep,” tuturnya. 

Wahyu menyatakan dari keterangan yang bersangkutan ia nekat melarikan diri dari kejaran polisi karena takut dengan petugas. “Dari hasil pemeriksaan Leonardo ini tidak mabuk. Kami akan tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Wahyu. (adg)

Berita Terkait