Ubah Riding Style Sebelum Telat

Ubah Riding Style Sebelum Telat

  Rabu, 20 March 2019 09:53
Maverick Vinales

Berita Terkait

LESMO – Datang dengan predikat pemilik pole position, namun hanya finis di posisi ketujuh pada saat race. Itulah nasib bintang Yamaha Maverick Vinales di GP Qatar Minggu lalu (10/3). Jelas dia kecewa berat. Nah, jelang seri kedua yakni GP Argentina di Autodromo Termas de Rio Hondo, akhir bulan ini (31/3), Vinales bertekad memperbaiki penampilannya.

Kemarin, pembalap 24 tahun itu secara terbuka mengaku tidak puas dengan penampilannya sendiri di Qatar. Dia sedang mencari cara untuk bangkit. Salah satunya adalah dengan mengubah riding style. Menurut Vinales, dirinya gagal menggeber motor secara maksimal lantaran sering terjebak di tengah pembalap lain saat melibas tikungan. 

Padahal, tikungan adalah salah satu momen penting yang harus dimaksimalkan Yamaha. Pasalnya, untuk urusan top speed di trek lurus mereka masih kalah dari Honda dan Ducati. ''Saat berada di lintasan seorang diri, aku bisa mencapai catatan waktu terbaik dengan mudah. Tapi, saat ada gerombolan pembalap lain di depan, itu menjadi jauh lebih sulit,'' ucap Vinales dilansir Autosport.

Alhasil, pembalap 24 tahun itu terlalu banyak melakukan stop and go saat melibas tikungan demi menghindari tabrakan. Masalahnya, dia merasa terlalu sering melakukan hal itu hingga membuat ban depan milknya cepat habis di Qatar kemarin.

Untuk mendukung mengatasi masalah itu, Vinales mengaku juga butuh sistem pengereman yang lebih lincah. Dia berharap bisa mengatasi situasi crowded di tikungan dengan melakukan pengereman lebih dalam lantas melakukan attack sangat awal dibandingkan pembalap lain.

''Sekarang saatnya untuk memperbaiki sistem pengereman. Kami memang sudah banyak membaik. Tapi itu belum cukup,'' tegas dia. Vinales harus bekerja lebih keras di GP Argentina nanti. Sebagai perbandingan, musim lalu dia hanya mampu finis di posisi kelima. (irr/na)

Berita Terkait