Tuntut Peningkatan Kapasitas Bendaraha Desa

Tuntut Peningkatan Kapasitas Bendaraha Desa

  Selasa, 6 September 2016 09:30
PENGARAHAN: Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus saat memberikan arahan bagi para bendaraha desa dalam Bimtek pengelolaan keuangan desa. Ashrie/Pontianak Post

Berita Terkait

KUBU RAYA— Seiring dengan meningkatnya kucuran Alokasi Dana Desa dan Dana Desa membuat Aparatur pemerintahan desa, seperti bendahara desa dituntut bisa meningkatkan kapasitas atau potensi diri sehingga bisa lebih optimal dalam mengelola keuangan desa. 

“Dengan semakin baik dan bertambahnya wawasan aparatur pemerintahan desa, maka diharapkan bisa mengelola keuangan dengan lebih baik, tertib,” kata Hermanus saat Pembukaan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Desa dalam Kabupaten Kubu Raya, di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (5/9).

Dengan semakin bertambahnya dana yang diterima setiap desa, kata Hermanus diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pengelolaan keuangan desa bagi Bendahara Desa di Kabupaten Kubu Raya selaku Koordinator Pelaksanaan Teknis Pengelolaan Keuangan Desa yang handal untuk perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban dan pelaporan terhadap dana-dana yang diterima oleh desa.

 “Agar penggunaan dana desa, alokasi dana desa ini efektif, efisien dan tepat sasaran makanya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya teus mendorong meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bendahara Desa melalui Bimbingan Teknis ini melalui APBD tahun 2016,” kata Hermanus, seraya menilai bimbingan teknis merupakan salah satu kegiatan strategis dalam pengelolaan keuangan Desa yang akuntabel dan transparan.

Dalam bimbingan teknis tersebut para peserta dibekali ilmu pengetahuan tentang menyusun dan melaksanakan kebijakan pengelolaan APBDesa, menyusun rancangan peraturan desa tentang APBDesa, perubahan APBDesa dan yang paling penting pertanggungjawaban pelaksanaan APBDesa. 

Selain itu para bendahara desa itu, juga melakukan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBDesa. Selanjutnya melakukan verifikasi terhadap bukti-bukti penerimaan dan pengeluaran APBDesa.

“Diharapkan bagi para peserta agar dapat mengikuti Bimtek ini dengan seksama dan sungguh-sungguh, sehingga nantinya mendapatkan ilmu pengetahuan yang berguna dalam pengelolaan keuangan Desa di Kubu Raya,” pungkasnya.  

Dengan nenghadirkan nara sumber dari BPKP, Hermanus juga menginginakn agar setiap bendahara Desa dapat memaksimalkan kualitas diri untuk menambah pengetahuan dan kemampuan pengelolaan keuangan Desa dengan benar sesuai dengan aturan, bermanfaat dan tepat sasaran. (ash) 

Berita Terkait