Tuntaskan Masalah Kesejahteraan Sosial

Tuntaskan Masalah Kesejahteraan Sosial

  Sabtu, 5 January 2019 08:53
LANTIK : Gubernur Kalbar Sutarmidji saat melantik dan mengukuhkan BKKKS Provinsi Kalbar di Pendopo Gubernur, Kamis (3/1).

BKKKS Siap Bersinergi

Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) Kalimantan Barat (Kalbar) masa bakti 2019-2023 resmi dilantik Gubernur Sutarmidji, Kamis (3/1). Organisasi sosial pemerintah ini dipimpin sang istri, Lismaryani sebagai Ketua Umum.

Dengan adanya jajaran kepengurusan yang baru ini, diharapkan semakin bisa bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Khususnya Dinas Sosial (Dinsos) baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Usai melantik, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan, perhatian terhadap isu kesejahteraan sosial sudah ia lakukan sejak menjabat wali kota. Itulah mengapa dari sisi pelayanan publik Kota Pontianak selalu menjadi yang terbaik. 

"Di provinsi ini juga saya ingin, hak mereka yang menyandang status sosial apapun terutama yang perlu perhatian harus diperhatikan serius," pesannya.  BKKKS sebagai organisasi sosial pemerintah diharapkan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah. Khususnya dinas sosial provinsi maupun kabupaten kota, untuk memetakan program-program yang bisa dilakukan. Yang akhirnya berimbas pada percepatan kesejahteraan sosial. "Terutama bagi yang memang perlu mendapat sentuhan dari pemerintah," katanya. 

Ia mencontohkan seperti penyandang disabilitas, meski dengan keterbatasan, namun masih bisa melakukan berbagai hal. Bahkan saat pembukaan CPNS yang lalu, ada kuota satu persen untuk penyandang disabilitas. "Tapi tidak ada yang memenuhi kualifikasi, ke depan harus ada yang memenuhi kualifikasi itu. Kami bisa isi satu persen itu, hanya empat orang tapi tidak terpenuhi," ucapnya.

Tidak hanya penyandang disabilitas, warga yang masih masuk dalam kategori miskin dan sangat miskin juga dinilai perlu mendapat perhatian khusus. Pemerintah akan berupaya meningkatkan mutu SDM dalam keluarga tersebut. Sebab lanjut dia, untuk mengubah status keluarga miskin dalam jangka panjang, tidak bisa lain selain dengan peningkatan kapasitas SDM-nya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum BKKKS Kalbar Lismaryani Sutarmidji menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah. Terutama dinas sosial yang ada di provinsi ini. Dalam waktu dekat pihaknya akan mulai merumuskan program-program bersama, yang berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat. "Kami akan perhatikan, seperti anak-anak kurang mampu, berkebutuhan khusus, itu akan kami bantu," katanya. 

Sementara itu Kepala Dinsos Kalbar Yuline Marhaeni juga akan bekerja sama dengan BKKKS Kalbar dengan berbagai program yang ada. "Program yang ada di Dinsos jadi kami sharing ke BKKKS," katanya.  Program-program kesejahteraan sosial di Kalbar menurutnya sudah sangat baik. Tinggal bagaimana ke depan terus ditingkatkan pelayanannya agar bisa lebih baik lagi. "Nanti ada penyuluhan, agar bisa membangkitkan peran dari penyandang disabilitas itu yang pertama," pungkasnya.(bar)