Tuntaskan 9955 Bidang Sertifikat

Tuntaskan 9955 Bidang Sertifikat

  Sabtu, 29 December 2018 10:04
SERAHKAN SERTIFIKAT: Bupati dan Kepala BPN Sambas menyerahkan sertifikat kepada masyarakat penerima di Kecamatan Tebas.

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Tahun 2018 Di Sambas

SAMBAS - Kepala Kantor Pertanahan (Agraria dan Tata Ruang/ BPN) Kabupaten Sambas, Syahrannur SH MH mengatakan, kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018 untuk kantor pertanahan kabupaten Sambas sebanyak 9955 bidang telah tuntas dan diselesaikan seluruhnya sebanyak 9.955 bidang sertifikat.

“PTSL 100 persen sudah terselesaikan pada Desember 2018,” kata Syahrannur SH MH. Jumlah tersebut dirincikan untuk PTSL sebanyak 8.400 bidang, lintas sektor sebanyak 505 bidang dan transmigrasi sebanyak 1050 bidang.

Menurutnya, sedangkan untuk redistribusi tanah dari target 6250 bidang, juga sudah terselesaikan seratus persen. Mencakup Kecamatan Jawai 731 bidang, Kecamatan Tebas sebanyak 820 bidang, Kecamatan Tangaran 2529 bidang, Kecamatan Subah 1550 bidang dan Kecamatan Sambas 620 bidang.

Penyerahan sertifikat tanah merupakan program Strategis PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dan Program Reforma agrarian Pelaksanaan Redistribusi Tanah Obyek Landreform tahun 2018.

Penyerahan sertifikat, secara simbolis dilaksanakan Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc kepada penerima. Dan dihadiri Kanwil BPN Sambas, kejaksaan Negeri Sambas, Forkopimda, dan jajaran dari kantor Pertanahan Kabupaten Sambas, pada Kamis (27/12) di aula serbaguna Kecamatan Tebas, dan hadir sekitar 300 undangan dari masyarakat sebagai penerima sertipikat PTSL. 

Bupati Sambas, mengapresiasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang dalam hal ini BPN Sambas dalam melaksanakan kegiatan PTSL, yang sudah capai 100 persen dari target. Setelah menyerahkan sertipikat PTSL di Tebas, Bupati Sambas beserta rombongan menyerahkan sertipikat redis di aula Kantor Camat Jawai di hari yang sama.

Bupati Sambas berharap kepada masyarakat penerima untuk memanfaatkan sebaik-baiknya. Kemudian Bupati juga berpesan dengan disertifikatkannya tanah tidak menjadi masalah dikemudian hari karena sudah mempunyai kekuatan hukum. (fah)

Berita Terkait