Tujuh Kawasan Kebakaran Lahan di Mempawah

Tujuh Kawasan Kebakaran Lahan di Mempawah

  Senin, 23 July 2018 20:21

Berita Terkait

MEMPAWAH- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah bekerja ekstra keras. Sebab, pihaknya menangani 7 titik api yang terdeteksi di lima wilayah tersebut. Diperkirakan puluhan hektare lahan ludes dilalap si jago merah dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Mempawah, Didik Sudarmanto dikonfirmasi Pontianak Post membenarkan adanya 7 hotspot di wilayah itu. Yakni 2 hotspot di Kecamatan Mempawah Hilir, 2 hotspot di Kecamatan Sungai Kunyit, 2 hotspot di Kecamatan Segedong dan 1 hotspot di Kecamatan Siantan.

“Untuk di Kecamatan Sungai Kunyit, hotspot berada di Desa Bukit Batu. Lokasinya cukup dekat dengan pemukiman masyarakat. Hingga sore tadi, api berhasil kami tangani dengan baik,” terang Didik.

Begitu pun di Kecamatan Mempawah Hilir, Didik mengatakan tim telah diturunkan dilapangan untuk memadamkan hotspot. Pihaknya pun berhasil memadamkan api yang membakar hutan semak belukar.

“Sedangkan hotspot di Kecamatan Segedong, ditangani oleh Muspika setempat. Pak Camat bersama Koramil dan Kapolsek turun langsung untuk memadamkan api. Alhamdulillah, informasinya juga sudah berhasil dipadamkan,” tutur Didik.

Hanya saja, Didik mengaku 1 hotspot yang berada di Dusun Parit Leban, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siatan belum ditangani oleh petugas. Sebab, pihaknya baru mendapatkan informasi karhutla di wilayah itu pada pukul 17.00 WIB.

“Informasi yang kami himpun, hotspot di Parit Leban cukup parah. Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalbar untuk meminta bantuan pemadaman menggunakan water booming,” ujar Didik.(wah)

Berita Terkait