Tottenham Hotspur Stadium Resmi Dibuka

Tottenham Hotspur Stadium Resmi Dibuka

  Selasa, 26 March 2019 09:03

Berita Terkait

Tembok Putih” Paling Dinanti 

 

Setelah 11 tahun perencanaan, dua tahun masa pembangunan, dan melalui tiga kali penundaan pembukaan selama tujuh bulan, kandang anyar Tottenham Hotspur resmi dibuka kemarin WIB (25/3). Kemenangan 3-1 Spurs atas Southampton saat Premier League U-18 menjadi test event pertamanya. 

---

J'NEILL Lloyd Bennet sontak jadi pemberitaan, kemarin. Padahal, dia cuma winger kiri yang main di skuad U-18 Tottenham Hotspur. Namun winger 17 tahun tersebut jadi pemain pertama yang menjebol gawang di lapangan Tottenham Hotspur Stadium. ''Saya mendengarkan banyak teriakan setelah saya mencetak gol, menakjubkan,'' ungkap Bennet, dikutip di London Evening Standard. 

Sayang, gol Bennet cuma dirayakan sekitar 29 ribu pasang mata. Bahkan, tak lebih dari delapan ribu fans di South Stand. Padahal, tribun inilah yang jadi salah satu daya tarik stadion baru Spurs tersebut. Tribun yang berdiri di atas lapangan White Hart Lane (stadion lama Spurs) itu rencananya akan diduduki fans berat Spurs, sepertii Yid Army. 

Single seat di South Stand ini dapat menampung sebanyak 17.500 fans Spurs. Tribun ini bertinggi 34 meter. Itu yang menjadikan South Stand di stadion bernilai GBP 850 juta (Rp 15,9 triliun) ini sebagai tribun satu tingkat dengan struktur terbesar di Inggris. Tribun ini yang sudah disebut fans The Lilywhites, julukan Spurs, sebagai “Tembok Putih”. 

Supaya lebih menegaskan bahwa South Stand ini Sebagai tempatnya fans militan Spurs, konsultan arsitektur Populous terinspirasi dari dua tribun istimewa yang terdapat di dua stadion berbeda. Ya, Spurs berusaha membawa atmosfer di Kop Stand (Anfield, markas Liverpool) dan Yellow Wall (tembok kuning) di Signal Iduna Park, kandang Borussia Dortmund. Lihat bentuk bangunannya, mirip kan. 

''Yellow Wall Dortmund inspirasi terbesar. Akan tetapi, memori keriuhan masa lalu yang ada di Anfield Kop juga ingin kami bawa,'' ungkap Christopher Lee, salah satu perwakilan dari Populous. Di era Daniel Levy, South Stand Spurs memang sudah dikenal sebagai “peneror” ke tim tamu. ''Kami seperti sudah menyiapkan 17.500 megaphone,'' lanjut Lee, dikutip BBC Sport.

Persis seperti apa yang diinginkan Levy, Chairman Spurs. Dia ingin membangun stadion dengan atmosfer gila bagi Spurs.  ''Inilah rumah kami,'' seru Levy seperti yang dilansir Football London. Berkaca dari musim terakhir Spurs sebelum pindah ke Wembley, Premier League 2016 – 2017, laga home Spurs belum pernah mencapai 100 persen keterisiannya. 

Musim itu hanya 601.143 pasang mata yang datang ke White Hart Lane di 19 laga home  Spurs. Rata-rata hanya 31.639 penonton, atau hanya 87,1 persen dari total 36.284 tempat duduk The Lane, sebutan lain White Hart Lane. Musim terakhir di Wembley pun rata-rata ditonton tak lebih dari 53 ribu fans per laga dengan kapasitas 87 ribu tempat duduk. Hanya 60,9 persen level keterisiannya. 

Dalam situs resmi klub, tactician Spurs Mauricio Pochettino sudah menganggap stadion ini akan memberi magis bagi Hugo Lloris dkk. ''Bersama 62 ribu fans kami, maka kami takkan mustahil mampu mendapatkan hasil terbaik musim ini dan mewujudkan mimpi kami melaju ke semifinal (Liga Champions),'' tutur Poche, sapaan akrab Pochettino. 

Sebelum resmi menjamu Crystal Palace dalam matchweek 32 Premier League (4/4), laga antara Spurs Legends melawan Inter Milan Legends akhir pekan ini (30/3) yang jadi test event-nya yang kedua. ''Rasanya sama seperti saat kami meninggalkan White Hart Lane. Kami pergi dari sana dengan menangis, dan kami merasakannya sekarang,'' tambah Pochettino. 

Meski sudah resmi dibuka, stadion ini belum punya nama baru. Tak seperti Arsenal yang sudah mendapat kontrak dari Emirates dua tahun sebelum stadion barunya dibuka 22 Juli 2006. Pihak Spurs masih belum menemukan pihak yang bersedia membeli naming rights kandangnya ini. 

Laporan menyebutkan Spurs mencari pihak yang bersedia membeli hak penamaannya di  angka GBP 20 juta (Rp 375,1 miliar) per tahun, atau GBP 400 juta (Rp 7,5 triliun) kontrak dua dekade, atau GBP 200 juta (Rp 3,7 triliun) untuk satu dekade masa kontrak. Klaim terkait Nike yang akan jadi pihak pembeli naming rights stadion Spurs telah dibantah Levy beberapa waktu lalu. (ren)
 

Berita Terkait