Total dengan Boyong Keluarga ke Valencia

Total dengan Boyong Keluarga ke Valencia

  Sabtu, 5 December 2015 09:17
Gary Neville , Gambar dari JawaPos

Berita Terkait

 Kegairahan publik Valencia akan kehadiran Gary Neville dalam membesut klub mereka begitu besar. Sambutan hangat pun diterima oleh Neville ketika menginjakkan kaki disana Kamis waktu setempat (4/12).

 Sekeranjang besar jeruk pun menjadi ‘hadiah’ selamat datang yang diterima oleh Neville ketika datang dan resmi diperkenalkan menjadi entrenador klub berjuluk Los Che itu hingga akhir musim. Valencia selama ini dikenal akan reputasinya sebagai penghasil jeruk dan menjadi salah satu komoditas ekspor disana.

  Dilansir Daily Mail, dengan tersenyum Neville menerima pemberian keranjang jeruk itu dari seorang pria tua sebelum kemudian melayani permintaan foto dari para penggemar klub dengan logo kelelawar tersebut.

    Dalam konferensi pers sesudahnya, eks bek kanan Manchester United itu percaya bahwa kunci untuk menjadi pelatih sukses di sebuah klub asing adalah dengan total menjadi bagian dari kebudayaan daerah asal klub tersebut.

    “Satu-satunya untuk semakin dekat dengan sebuah profesi sepakbola adalah dengan memikirkannya sebagai hal permanen,” ujarnya seperti dilansir Football Espana. “Hanya itulah pendekatanku. Aku tidak bisa bekerja dalam jangka pendek dan aku tidak percaya cara kerja seperti itu,”imbuhnya.

    Bentuk komitmen itu ditunjukkan Neville dengan memboyong seluruh keluarganya ke Valencia secara permanen. “Putriku bakal lulus sekolah di Manchester dalam dua pekan lagi. Setelah itu, dia akan pindah kemari bersama istriku,” tuturnya.

    Tidak hanya memindahkan keluarganya dari Manchester kesana, kapten United periode 2005-2011 itu juga berusaha untuk mempelajari Bahasa Spanyol. Neville mengakui bahwa hampir di ruang ganti beberapa pemainnya fasih dalam berbahasa Inggris.

    Kemudian yang tak kalah penting adalah bagaimana nantinya visi yang bakal dibawa oleh Neville selama membesut Valencia untuk enam bulan ke depan. Dirinya tentu berkaca dari pengalaman David Moyes yang hanya bertahan semusim bersama Real Sociedad karena memaksakan kultur sepakbola Inggris yang selalu mengandalkan serangan dari sayap serta memainkan passing dari kaki ke kaki dengan cepat.

    Neville pun ‘menjamin’ bahwa dia tidak akan memasukkan gaya permainan Inggris, terutama Manchester United, kepada tim barunya tersebut. “Aku tidak akan memaksa Valencia dengan mengatakan aku datang kesini dan memainkan sepakbola seperti Manchester United,” tuturnya seperti dilansir Goal.

    “Aku punya keyakinan terhadap pemainku. Mereka layak mendapatkan kesempatan. Mereka akan mengenakkan kostum itu dan bermain dengan kebanggaan. Aku yakin. Ini bukanlah sebuah pertimbangan. Aku ingin bekerja dengan seluruh pemain yang kami punya,” lanjutnya. (apu)
 

Berita Terkait