TNI Amankan Kendaraan Mewah dari Pontianak

TNI Amankan Kendaraan Mewah dari Pontianak

  Jumat, 13 April 2018 11:00
DIAMANKAN: 18 unit Harley Davidson dan sembilan unit mobil mewah, salah satunya merek Porsche. Kendaraan mahal itu dibawa menggunakan KM Fajar Bahari V dari Pontianak ke Jakarta, kemarin. ist

Berita Terkait

JAKARTA - Belasan kendaraan mewah yang dikirim dari Pontianak ke Jakarta diamankan Tim Satuan Tugas Western Fleet Quick Respinse (WFQR) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III, Kamis (12/4). Penangkapan dilakukan Kapal Angkatan Laut (KAL) Kobra Satrol Lantamal III di sekitar perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Rabu (11/4). 

Sejumlah kendaraan yang akan diselundupkan terdiri dari 18 unit Harley Davidson dan sembilan unit mobil mewah, salah satunya merek Porsche. Kendaraan mahal itu dibawa menggunakan KM Fajar Bahari V dari Pontianak ke Jakarta. Bahkan TNI AL juga mengamankan nahkoda kapal Ichsan Efendi Saido. Barang bukti dan nahkoda sudah diamankan di Dermaga Marunda Center, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/4). 

Panglima Komando Armada Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksda Yudo Margono mengatakan ada indikasi barang mewah ini seludupan dari Malaysia. 

"Ada kemungkinan barangnya penyeludupan dari Malaysia karena tidak terdaftar di Pontianak," ungkap Yudo kepada wartawan di Dermaga Marunda Center, Bekasi, Kamis (12/4).

Yudo menjelaskan awalnya anggota TNI mencurigai adanya kapal bermuatan 8000 GT yang tidak merapat ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kapal itu justru berputar-putar ke arah timur Jakarta. "Kecurigaan kita terhadap isi muatan kapal lantaran kapal tidak sesuai jalur pelayaran dan berlabuh di dermaga ilegal," ujarnya.

Ternyata, kata dia, di dalamnya benar ada muatan yang tidak bermanifes walaupun mereka sebelumnya menolak diperiksa. "Akhirnya petugas menemukan mobil mewah yang ditutup dengan tumpukan kardus," ungkapnya. 

Setelah merapat di Dermaga Marunda Center, tim gabungan TNI AL langsung menyergap. Tim mendapati sejumlah kendaraan mewah tanpa dokumen resmi yang tersimpan di sana. 

Yugo menambahkan kapal tersebut sudah sering lego jangkar di Marunda Centre. Saat ini, nahkoda kapal pun diamankan untuk diminta keterangan dan diduga sejumlah kendaraan mewah tersebut diselundupkan dari Malaysia. 

KM Fajar Bahari V diduga melakukan tindak pidana pelayaran dan kepabeanan serta melanggar pasal 285 Undang-undang nomor 17 tajun 2008 tentang Pelayaran dan pasal 102 UU nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas UU nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan. (ody) 

Berita Terkait