Tjhai Chui Mie; Tebar 288 Bibit Padi

Tjhai Chui Mie; Tebar 288 Bibit Padi

  Jumat, 30 September 2016 10:10
PETANI: Tjhai Chui Mie bagikan bibit padi pioneer kepada petani yang berada di Jalan Tani II, Kelurahan Pasiran, Singkawang Barat.

SINGKAWANG—Sedikitnya 288 petani tradisional mendapatkan bibit padi pioneer yang diserahkan langsung oleh Tjhai Chui Mie selaku Ketua Perkumpulan Hakka Kota Singkawang, Kalimantan Barat. “Kami berterima kasih kepada Tjhai Chui Mie, karena sudah memberikan bantuan bibit padi kepada petani. Bibit padi ini akan segera kami tanam,” ucap Petani Warga Kelurahan Pasiran Mawan, Kamis (29/9) kepada media ini.

 
Dia mengatakan bibit padi pioneer ini banyak diminati oleh kalangan petani. Karena satu kantong bibit padi pioneer bisa ditanam dengan luas lahan satu hektar. Sehingga pemberian bibit padi ini sangat bermanfaat untuk kalangan petani di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Ia menuturkan dengan bantuan bibit padi pioneer yang diberikan kepada petani. Diharapkan perkumpulan Hakka semakin maju dan eksis dalam membantu masyarakat di Kota Singkawang dan sekitarnya.

“Bibit padi ini akan kami gunakan dengan sebaik-baiknya. Semoga apa yang telah diberikan dapat meningkatkan hasil pertanian kami,” terangnya didampingi oleh para petani saat menerima bibit padi pioneer.

Ketua Perkumpulan Hakka Kota Singkawang  Tjhai Chui Mie menambahkan pemberian bibit padi pioneer ini kepada para petani berkat adanya dukungan dari para donatur yang eksis membantu masyarakat Kota Singkawang.

 

“Kita harapkan dengan adanya bantuan bibit padi ini. Petani bisa meningkatkan hasil produksi pertanian. Sehingga tingkat kesejahteraan petani akan semakin lebih baik di Kota Singkawang,” paparnya didampingi oleh para petani di Jalan Tani II, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

 

Menurut dia dengan bantuan bibit padi ini, masyarakat juga diajak untuk giat bekerja dengan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia. Supaya potensi pertanian ini dikembangkan lebih baik guna menjaga ketahanan pangan masyarakat di Kota Singkawang.

 

Ia mengungkapkan bibit padi unggulan yang diserahkan kepada petani ini akan berdampak terhadap hasil pertanian masyarakat. Jika bibit padi tersebut dikelola secara maksimal akan memberikan keuntungan dan hasil yang memuaskan bagi kalangan petani itu sendiri.

 

“Untuk mendapatkan hasil produksi padi yang lebih baik. Petani juga harus mengerti tentang proses bercocok tanam. Serta pengaturan irigasi perairan di sektor pertanian. Ini harus bisa dipahami oleh setiap petani. Semoga bantun bibit padi ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pesan Tjhai Chui Mie kepada para petani. (irn)