Tingkatkan Layanan, PN Terapkan e-Court Waktu dan Biaya Lebih Efisien

Tingkatkan Layanan, PN Terapkan e-Court Waktu dan Biaya Lebih Efisien

  Jumat, 8 February 2019 08:59
E-COURT: Pengadilan Negeri (PN) Kota Singkawang mulai tahun ini menerapkan e-Court. Aplikasi e-Court perkara ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dalam fungsinya menerima pendaftaran perkara secara online. HARI K/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG - Pengadilan Negeri (PN) Kota Singkawang mulai tahun ini menerapkan e-Court. Aplikasi e-Court perkara ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dalam fungsinya menerima pendaftaran perkara secara online.

“Penerapan e-Court ini mulai sekarang, aplikasi ini tentunya dalam rangka meningkatkan pelayanan publik ke masyarakat,” ungkap Ketua PN Singkawang, Sugeng Sudrajat kepada koran ini usai sosialisasi dan launching e-Court pada Pengadilan Negeri Singkawang di Hotel Dangau, Kamis (7/2) kemarin.

Dalam dan launching e-Court pada PN Singkawang ini, pihak PN Singkawang mengundang dan berdiskusi dengan para advokat di kota Singkawang, stakeholder yang ada. Penerapan e-Court ini merupakan kewajiban yang harus dijalankan PN Singkawang. Dimana pelaksanaan e-Court merupakan implementasi dari terbitnya peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 tahun 2018. “Pendaftaran perakara Online dalam aplikasi e-Court untuk saat ini baru dibuka jenis pendaftaran untuk perkara gugatan dan akan terus berkembang,” ungkapnya.

Untuk ruang lingkup aplikasi e-Court ini ada empat hal, yakni pendaftaran perkara secara online, pembayaran panjar biaya online (e-SKUM), Dokumen persidangan, serta pemanggilang elektronik (e-Summons). “Dengan adanya aplikasi ini e-Court tentunya akan memberikan kemudahan baik kepada advokat maupun masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Seperti apa kemudahan penerapan aplikasi e-Court, kata dia, seperti menghemat waktu dan biaya dalam proses pendaftaran perkara. Kemudian pembayaran biaya panjar yang dapat dilakukan dalam saluran multi chanel atau dari berbagai metode pembayaran di bank. Manfaat lain, tambah dia, dengan e-Court maka dokumen terarsip secara baik dan dapat diakses dari berbagai lokasi dan media, serta proses temu kembali data dalam dilakukan dengan cepat. 

“Makanya dalam penerapan e-Court, kami dari PN Singkawang sudah siap baik dari sumber daya manusianya seperti operator serta sistem jaringan alias kesiapan server kita, kita sudah siap. Penerapannya mulai 7 Februari ini dan selanjutnya,” jelas Sugeng Sudrajat. 

Sebab itu, dalam penerapan aplikasi e-Court ini, setiap pengguna diharapkan menyiapkan akun pengguna yakni berbentuk akun e-mail, melalui akun tersebut pengguna e-Court ini mendaftar melalui registrasi, dimana akun e-mail akan diverifikasi dan validasi, jika sudah terdaftar maka proses selanjutnya para advokat mengisi biodata sesuai kolom dalam aplikasi e-Court.

Ketua Peradi Kota Singkawang, Jamaan Elvi Eluwis, menyambut baik penerapan e-Court di PN Singkawang ini. “Artinya banyak manfaat yang akan kami nilai sangat baik, misalkan efisiensi waktu, serta persoalan jarak tidak ada masalah, karena pendaftaran perkara bisa melalui gadget di tangan,” ungkapnya. Sehingga penerapan e-Court menuntut para advokat agar melek ilmu teknologi. “Yang awalnya konvensional beralih ke IT inikan tentu relevan dengan perkembangan zaman saat ini,” katanya.

Bagi para advokat yang tergabung dalam Peradi ini, kata dia, tentu pihaknya akan menjalankan apa yang menjadi ketentuan Perma No 3 tahun 2018 ini, dan pihaknya tidak ada hambatan akan hal tersebut. “Yang bisa jadi menjadi hambatan jika advokat maupun warga yang kurang melek IT, kalau yang lihai menggunakan IT maka tidak ada masalah,” katanya.

Hal lain, kata dia, yang memang perlu diperhatikan dalam penerapan ini, kata Jamaan adalah mengenai penguatan jaringan dan server e-Court itu sendiri. “Mulai dari operator, penguatan jaringan hingga server harus senantiasa available, sehingga tak kala advokat menggunakan aplikasi ini tidak terhambat oleh jaringan. Peradi menilai e-Court sebuah terobosan yang sangat baik di dunia peradilan karena akan memudahkan kerja advokat itu sendiri dalam mendaftar dan mengurus perkara khususnya di PN Singkawang,” katanya. (har)

Berita Terkait