Tingkatkan Kualitas Sektor Pangan

Tingkatkan Kualitas Sektor Pangan

  Sabtu, 13 April 2019 11:24
ARAHAN: Penjabat Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam memberikan arahan bagi masyarakat Rasau Jaya untuk terus meningkatkan produktivitas sektor panganfoto Ashri Isnaini/pontianak post

Berita Terkait

SUNGAI RAYA— Menjadi daerah penyangga pangan bagi Kota Pontianak dan Kalimantan Barat, membuat Kabupaten Kubu Raya kini terus berupaya melakukan inovasi dan meningkatkan produksi hasil pertanian tanaman pangan dan hortikultura. “Saat ini Kubu Raya masih menjadi wilayah utama sasaran peningkatan dan pengembangan pertanian, tanaman pangan dan hortikultura serta peternakan dan perikanan untuk wilayah Kalimantan Barat. Karenanya, diharapkan agar konsep-konsep peningkatan hasil dan kualitas pertanian dan peternakan terus dikembangkan dan disampaikan kepada masyarakat,” kata Penjabat Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam, Jumat (12/4) saat  menghadiri penyerahan benih demplot kawasan perdesaan agropolitan Rasau Jaya. 

Dikesempatan  yang sama, kata Yusran, sejumlah kawasan yang strategis di Kubu Raya perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan kawasan pertanian modern yang terintegrasi dengan berbagai kegiatan didalamnya, termasuk kegiatan peternakan.

“Saya melihat, Kubu Raya hingga saat ini masih menjadi andalan utama penyuplai pangan di Kalimantan Barat, baik hortikultura, padi, sayuran dan ikan serta hasil peternakan lainnya. Karenanya diharapkan agar masyarakat terus dapat meningkatkan inovasi dan peningkatan kualitas serta kuantitas hasil pertanian dan peternakan,” paparnya, seraya menegaskan untuk mendorong peningkatan hasil sektor pertanian tersebut juga diperlukan suatu kawasan, pertanian atau kawasan agro yang disamping memberikan hasil pertanian dan peternakan juga sekaligus menjadi wisata. 

Kata Yusran, Rasau Jasa saat ini menjadi salah satu wilayah penopang hasil pangan di Kubu Raya yang harus terus dapat dikembangkan dengan berbagai teknologi pertanian yang ada. Yang mana peningkatan dan pengelolaan pertanian dan peternakan saat ini dapat semakin potensial dikembangkan seiring dengan semakin besarnya dana yang mengalir ke desa. Sehingga, desa dapat melakukan program inovatif melalui BUMDes, untuk kegiatan-kegiatan pertanian dan peternakan.

Saat ini Rasau Jaya memiliki BUMDes bersama yang saat ini menjadi salah satu BUMDes terbaik. Salah satu produk yang dikembangkan oleh BUMDes bersama Rasau Raya adalah komoditi jagung. Komoditi jagung masih sangat terbuka pasarnya untuk memenuhi kebutuhan jagung di Kalimantan Barat. Sampai saat ini, kebutuhan jagung pipil Kalimantan Barat masih mendatangkan dari Pulau Jawa. Sehingga, dengan pengelolaan demplot pertanian jagung yang dikembangkan di Rasau Jaya, diharapkan ke depan akan mampu memenuhi kebutuhan jagung di Kalimantan Barat.

“BUMDes Rasau Raya ini merupakan salah satu BUMDes yang sudah berkembang dan berhasil di Kubu Raya. Kami berharap dengan pengembangan kawasan agropolitan di Rasau Jaya yang berada dibawah binaan BUMDes Rasau Raya, dapat memenuhi kebutuhan pangan khususnya jagung di Kubu Raya dan Kalimantan Barat, sehingga Kalbar nantinya tidak lagi mendatangkan jagung dari luar,” ujarnya. 

Camat Rasau Jaya, Suhartono menambahkan, pihaknya akan terus mendukung dan membangun komunikasi dan koordinasi dengan para petani bersama dengan pemerintah desa dan BUMDes yang ada untuk mengoptimalkan dan mendorong peningkatan produksi pangan terutama jagung di Rasau Jaya. 

“Alhamdulillah, kawasan Agropolitan ini akan terus dikembangkan dengan berbagai kegiatan pertanian dan peternakan dalam satu kawasan. Sehingga kita harapkan ini, nantinya akan menjadi daerah maju dan menjadi tujuan wisata agro di sini. Kita akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan bersama-sama dengan teman-teman dan pemerintah desa yang tergabung dalam BUMDes bersama Rasau Raya,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kubu Raya, Gandhi Setyagraha mengatakan pihaknya akan mengawal para petani Kubu Raya dalam upaya meningkatkan produktifitas pertanian. Dengan memberikan pendampingan oleh para penyuluh pertanian, sehingga para petani di Kubu Raya juga akan terus mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan teknologi pertanian yang terus berkembang. Yang akan disesuaikan dengan kultur dan budaya masyarakat setempat. Diakatakan Gandhi, komoditi yang dikembangkan dalam areal demplot kawasan agropolitan di Desa Rasau Jaya II tersebut adalah jagung. Dimana jagung, juga akan menghasilkan berbagai hasil olahan dalam bentuk pangan, mulai dari susu jagung, tepung jagung dan sejenisnya. Disamping itu, juga dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak, batang dan daunnya dapat digunakan untuk pakan sapi. 

“Kami akan kawal para petani di Kubu Raya, melalui penyuluh pertanian yang ada. Ini kami lakukan agar para petani Kubu Raya bisa terus menambah ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi pertanian modern secara perlahan kita sampaikan dan kita damping penggunaannya. Supaya hasil produksi Kubu Raya terus meningkat sedangkan biaya operasional dapat ditekan atau menurun,” jelas Gandhi. (ash)

Berita Terkait