Tim Tango Siapkan Rotasi untuk Redam Kroasia

Tim Tango Siapkan Rotasi untuk Redam Kroasia

  Rabu, 20 June 2018 12:50
Timnas Argentina tak mau kembali gagal raih tiga poin di laga kedua Grup D. (Angger Bondan/Jawa Pos)

Berita Terkait

ARGENTINA memang belum kalah. Namun, hasil imbang 1-1 melawan Islandia pada laga perdana Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Spartak, Moskow (16/6), seolah menjadi pukulan telak bagi Lionel Messi dkk. Apalagi, Tim Tango - julukan Argentina - seharusnya bisa menang andai eksekusi penalti Messi berbuah gol.

Pelatih Jorge Sampaoli pun meniadakan sesi latihan pada Minggu (17/6). Memberi kesempatan kepada para pemain menenangkan diri. Skuad Tango kembali berlatih pada Senin (18/6) untuk persiapan menghadapi Kroasia di Nizhny Novgorod, Kamis (21/6).

Sayang, sesi latihan itu berlangsung tertutup. Hanya terbuka untuk media pada 15 menit terakhir. Ketika tidak ada lagi sesi latihan teknik. Tidak ada lagi pemain-pemain bintang seperti Messi, Sergio Aguero, Gonzalo Higuain, Paulo Dybala, dan Angel di Maria. Beberapa pemain bahkan bersiap meninggalkan lapangan.

Ketika wartawan diizinkan masuk, entrenador Sampaoli tidak lagi memberikan instruksi kepada pemain. Dia asyik duduk di pinggir lapangan. Sementara itu, para pemain yang tersisa terlihat menambah porsi latihan sendiri. Berlatih memanfaatkan peluang dari tendangan bebas. Ada juga yang melakukan pendinginan.

Dalam sesi konferensi pers, bek Gabriel Mercado mengungkapkan bahwa Sampaoli kemungkinan bakal melakukan perubahan formasi saat meladeni Kroasia. Mengurangi barisan belakang. Dari formasi empat bek, menjadi tiga. Menambah barisan gelandang menjadi lima. Beberapa pemain bakal dirotasi.

’’Ya, kami berlatih dengan beberapa pola yang berbeda. Di sayap dan juga tengah,’’ kata Mercado.

Pemain yang membela klub Spanyol Sevilla itu mengatakan, Sampaoli menyiapkan pola baru. Menjajal beberapa pemain di posisi yang tidak biasanya. Argentina kemungkinan bakal tampil dengan tiga bek tengah. Formasi yang dijajal saat latihan adalah Mercado, Nicolas Otamendi, dan Nicolas Tagliafico.

’’Setiap pertandingan membutuhkan sesuatu yang berbeda. Jika harus dengan lima gelandang, kami akan lakukan. Jika harus dengan empat gelandang, kami juga akan lakukan. Kami masih punya waktu untuk menentukan strategi seperti apa yang tepat,’’ imbuh Mercado.

Setelah tertahan di laga pertama, Argentina dituntut menang untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar. Selain membenahi pertahanan, Sampaoli juga harus meningkatkan daya gedor. Menjajal beberapa opsi untuk beragam variasi serangan.

Cristian Pavon, winger Argentina, menyatakan siap diturunkan melawan Kroasia. Pemain Boca Juniors itu menjadi pengganti Di Maria saat melawan Islandia. Meski hanya sekitar 20 menit di lapangan, performa Pavon menuai pujian. Kecepatannya menyusur sisi sayap pertahanan lawan sangat membantu daya gedor Argentina.

’’Saya kira Jorge (Sampaoli) tengah mencari yang terbaik di semua posisi. Kita lihat saja apa yang akan terjadi dan apa yang dia putuskan pada hari pertandingan,’’ kata Pavon menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers.

Laga kontra Kroasia ibarat do or die bagi Argentina. Kroasia berada di atas angin setelah memenangi laga pertama melawan Nigeria. Sebaliknya, jika gagal menang lagi, apalagi sampai kalah, Tango semakin tertekan. (candra wahyudi/jpg)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait