Tiga TPS Kab Sanggau Pemilihan Suara Ulang 25 April

Tiga TPS Kab Sanggau Pemilihan Suara Ulang 25 April

  Selasa, 23 April 2019 21:09

Berita Terkait

SANGGAU – Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sanggau, Martinus Sumarto mengatakan tiga TPS akan menggelar pemungutan suara ulang. Tiga TPS yang dimaksud yakni TPS 04 Desa Maju Karya, Kecamatan Parindu, TPS 08 Desa Tanjung Merpati, Kecamatan Kembayan dan TPS 06 Penyelimau, Kecamatan Kapuas.

Proses PSU akan dilaksanakan pada 25 April 2019 mendatang secara serentak di TPS masing-masing. Untuk TPS 04 Desa Maju Karya jumlah pemilihnya 235 orang dengan rincian pemilih perempuan 112 orang dan pemilih laki-laki 123 orang. Untuk di TPS 08 Desa Tanjung merpati jumlah pemilihnya 164 orang dengan rincian pemilih perempuan 73 orang dan pemilih laki-laki 91 orang.

Satu TPS PSU lainnya yakni TPS 06 Penyelimau jumlah pemilihnya 53 orang dengan rincian pemilih perempuan berjumlah 23 orang dan pemilih perempuan berjumlah 30 orang. Adapun mengenai pelaksanaan PSU ini yakni ada pengguna KTP elektronik atau surat keterangan bukan domisili di desa setempat menggunakan hak pilih.

“Untuk PSU yang di Kapuas (TPS 06) yakni untuk presiden dan wakil presiden. Di Kembayan (TPS 08) untuk lima jenis pemilihan. Begitu juga halnya dengan di Parindu (TPS 04) dilakukan PSU untuk lima jenis pemilihan,” jelasnya, Selasa (23/4) kemarin.

Terkait dengan perhitungan suara di Tingkat PPK, Martinus memprediksi akan molor dari jadwal yang ditentukan sebelumnya yakni tanggal 04 Mei 2019. “Target kita seminggu setelah kita mulai perhitungan kemarin yakni tanggal 19 April, tapi kalau melihat kondisi di lapangan nampaknya bakal sedikit terlambat,” ujarnya.

Banyaknya koreksi terhadap proses perhitungan surat suara menjadi faktor yang menjadi pemicu molornya jadwal perhitungan surat suara di tingkat PPK. Misalnya yang harus dikoreksi itu kesalahan saat penjumlahan, misalnya yang mestinya 12 tertulis 22, ada juga kesalahan antara pengguna hak pilih dengan surat suara sah dan lain sebagainya.

Ia mencontohkan di Meliau, mereka tidak bisa pararel karena situasi gedung tidak mendukung, termasuk Jangkang, tapi dibeberapa kecamatan itu bisa parararel sampai empat meja yang pleno. Untuk yang pararel seperti bisa lebih cepat.

Sampai hari Selasa kemarin, pihaknya belum menerima laporan dari PPK. “Sejauh ini belum ada laporan yang masuk ke kita, saya prediksi sih agak lambat dari jadwal, itu tadi akibat banyaknya koreksi yang harus dilakukan di tingkat PPK,” ungkapnya. (sgg)

Berita Terkait