Tiga Kawanan Pencuri Dipublikasikan

Tiga Kawanan Pencuri Dipublikasikan

  Rabu, 15 May 2019 11:04
HASIL PENCURIAN: Jajaran Polres Kapuas Hulu memperlihatkan hasil kejahatan yang dilakukan tiga kawanan pembobol toko kelontong di Jalan Dusun Riung, Desa Nanga Tepaui, Kecamatan Hulu Gurung, yang berhasil mereka amankan. (kanan) Ketiga pelaku diperlihatkan membelakangi lensa.

Berita Terkait

Pengkadan pun Pernah Dijajal Mereka

PUTUSSIBAU – Tiga kawanan pembobol toko kelontong di Jalan Dusun Riung, Desa Nanga Tepaui, Kecamatan Hulu Gurung, yang baru saja dibekuk aparat Polres Kapuas Hulu, ternyata juga pernah melakukan kejahatan serupa di Kecamatan Pengkadan. Hal tersebut berdasarkan pengembangan yang dilakukan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu. 

Ketiga pelaku, Sulaiman alias Leman, Dede alias Entus, dan Dilah ternyata adalah orang yang sama yang melakukan pembobolan di Toko Bintang Borneo milik Safira Aini, Jalan Lintas Selatan, Desa Buak Mau, Kecamatan Pengkadan. Petualangan mereka berakhir saat polisi berhasil mengendus aksi ketiiganya usai membobol toko kelontong di Jalan Dusun Riung, Desa Nanga Tepaui, Kecamatan Hulu Gurung. Bahkan, saat dibekuk, dua dari tiga kawanan pembobol toko kelontong ini terpaksa harus dilumpuhkan, dengan dihadiahi timah panas di kaki karena berusaha kabur dan melawan petugas.

Kepala Polres (Kapolres) Kapuas Hulu AKBP Handoyo melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim), Iptu Siko Sesatria Putra Suma mengatakan, terungkapnya aksi kawanan pencuri ini berawal dari laporan seseorang bernama Trisno (34), warga Dusun Belidak Rt.002 Rw.001 Desa Landau Kumpang, Kecamatan Hulu Gurung.

“Ketiga pelaku ditangkap setelah diketahui melakukan pembobolan Toko Ikhlas Tris beralamat di Jalan Lintas Selatan Dusun Riung, Desa Nanga Tepaui, Kecamatan Hulu Gurung. Selanjutnya dilakukan pengembangan,” kata Siko.

Dikatakan Siko, korban atau pemilik Toko Bintang Borneo, waktu kejadian pada hari Senin (6/5), di mana korban biasa menutup toko sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian keesokan harinya, Selasa (7/5) korban, menurut dia, melakukan rutinitas dengan bangun dan membuka toko.

“Melihat rokok dagangannya yang ada di rak-rak toko sudah berkurang. Lalu dicek dan menemukan jendela toko bagian samping yang dirusak, kemudian korban mengecek laci penyimpanan uang, dan tidak menemukan langi uang pecahan dua ribuan didalam laci tersebut," ujarnya. Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan peristiwa itu kepada jajarannya. Atas kejadian itu, korban, menurut dia, mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta.

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Kapuas Hulu juga berhasil meringkus tiga kawanan pencuri yang menggasak sebuah toko kelontong di Jalan Dusun Riung, Desa Nanga Tepaui, Kecamatan Hulu Gurung. Ketiganya adalah Sulaiman alias Leman, Dede alias Entus, dan Dilah. Dua dari tiga kawanan pembobol toko kelontong ini terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas di kaki, lantaran berusaha kabur dan melawan petugas.

Kasatreskrim Iptu Siko Sesatria Putra Suma, mengatakan, terungkapnya aksi kawanan pencuri ini berawal dari laporan seseorang bernama Trisno (34), warga Dusun Belidak Rt.002 Rw.001 Desa Landau Kumpang, Kecamatan Hulu Gurung. Dijelaskan Siko bahwa korban merupakan pemilik toko Ikhlas Tris yang beralamat di Jalan Lintas Selatan Dusun Riung, Desa Nanga Tepaui.

Dikatakan Siko, pada Selasa, 23 april 2019, sekitar pukul 07.00 WIB, korban berangkat dari rumahnya di Desa Landau Kumpang ke Desa Nanga Tepuai, untuk membuka toko miliknya. Dia menambahkan, sekitar pukul 08.00 WIB, korban sampai di depan toko miliknya, kemudian membuka tokonya. Dari laporan yang diterimanya, setelah membuka toko tersebut, korban melihat barang-barang di dalamnya berantakan. “Kemudian mengecek tempat penyimpanan rokok, dan rokok yang disimpan sudah sudah berkurang atau tinggal sedikit,” kata Siko.

Setelah itu, dia menjelaskan bahwa korban melihat pintu belakang, dan mendapatinya sudah dalah keadaan terbuka dan slotnya sudah rusak. Kemudian, dia menambahkan, korban mengecek melalui kamera pengintai (CCTV), akan tetapi VDR CCTV juga sudah hilang. “Atas kejadian tersebut, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kapuas Hulu, untuk proses lebih lanjut,” timpalnya.

Setelah mendapatkan laporan, pihaknya menurunkan tim untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil pemeriksaan saksi, mereka mengendus jika pelaku bernama Sulaiman alias Leman Cs. Dari informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tiga kawanan pencuri tersebut. “Dua di antaranya terpaksa kami lumpuhkan karena berusaha melawan petugas dan melarikan diri,” tegas Siko.

Dari tangan pelaku, pihaknya menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit televisi merek Sharp Led 23, satu unit DVR CCTV, serta rokok berbagai merek.

“Diduga kawanan ini tidak hanya melakukan tindak kejahatannya di satu tempat. Ada dua lokasi lain yang saat ini sedang kami kembangkan,” terangnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana lima tahun penjara. (arf)

Berita Terkait