Tiga Gelar di Depan Mata

Tiga Gelar di Depan Mata

  Minggu, 29 July 2018 09:49
Ihsan Maulana Mustofa

Berita Terkait

AKITA – Hari ini tiga wakil Indonesia akan berlaga di partai puncak Akita Masters 2018 hari ini. Mereka adalah tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa, ganda putra Akbar Bintang Cahyono/Moh Reza Pahlevi, dan ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Angelica Wiratama. Akan lebih lengkap rasanya, jika semua pebulutangkis Merah Putih mampu menyabet gelar juara.

Ihsan memastikan satu tiket final setelah sukses mengandaskan pemain tuan rumah Yu Igarashi dalam drama tiga game 14-21 21-14 21-15. Pebulu tangkis 22 tahun itu dibuat kerepotan meladeni permainan unggulan ke tujuh turnamen tersebut. Sempat tertinggal di game pertama, Ihsan mencoba bangkit. ”Lawan sejak awal bermain lebih enjoy bermain di depan pendukung sendiri. Tapi saya coba lebih fokus di setiap poin,” ucapnya saat.

Di final, Ihsan akan bentrok dengan Sitthikom Thammasin dari Thailand. Pemain asal Negeri Gajah putih tersebut sebelumnya mampu menekuk lutut unggulan ke-5 asal Denmark, Jan O Jorgensen dua game langsung 23-21, 21-16. Tentu, Thammasin merupakan lawan yang tidak bisa dianggap remeh.

Sebelumnya, Ihsan dan Thammasin sudah pernah bertemu dua kali. Skor pertemuan keduanya imbang. 1-1. Terakhir kali, mereka bertemu di ajang Malaysia Masters 2015. Saat itu, pemain kelahiran Tasikmalaya itu mampu mengatasi perlawanan Thammasin cukup mudah 21-19, 21-5.

Meski begitu, di atas kertas Ihsan lebih diunggulkan di turnamen BWF Tour 100 itu. Dia merupakan unggulan kedua. Sementara, lawannya menempati unggulan ke-8. Secara peringkat, Ihsan bertengger di ranking 40 Dunia. sedangkan, Thammasin bercokol di peringkat 56. ”Siapa pun lawannya, saya tetap harus waspada dan berusaha bermain lebih baik lagi. Karena lawan di final pasti akan lebih bagus dan juga memiliki keinginan untuk juara,” ungkapnya.

Kemenangan di laga final Akita Masters sangat berarti bagi Ihsan. Sebab, turnamen tersebut merupakan ajang pemanasan sebelum dirinya mengikuti Asian Games 2018. Dia tergabung dalam skuad beregu putra bersama Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. 

Setidaknya, gelar juara mampu memberi pelecut untuk semakin siap menghadapi multievent empat tahunan se-Asia itu. Mengingat, Ihsan tidak bisa berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia bersama dua rekannya di sektor tunggal putra itu. ”Ingin memberikan yang terbaik saja. Semoga bisa,” ujarnya.

Di sektor ganda putra, Akbar /Reza sukses menghempaskan ganda Taiwan Lee Sheng Mu/Lin Chia Yu 21-17, 21-14. Ganda muda Indonesia tersebut hanya butuh waktu 29 menit untuk menyudahi laga dan memastikan kemenangan. 

Mereka akan bersua duet gaek Hirokatsu Hashimoto/Hiroyuki Saeki asal Jepang. Keduanya baru pertama kali bertemu. Secara matematis, Akbar/Reza lebih diunggulkan lantaran berada di peringkat 63. Terpaut jauh dari Hirokatsu/Hiroyuki yang berada di peringkat 233.

Di bagian ganda campuran, Alfian/Angleica menyusul ke final setelah mempecundangi pasangan Taiwan Chang Ko-chi/Ceheng Chi Ya 21-16 17-21 21-14. Mereka akan bertemu pasangan Jepang Kohei Gondo/Ayane Kukihara. (han)

Berita Terkait