Tetap Jaga Persatuan di Pilkada Serentak

Tetap Jaga Persatuan di Pilkada Serentak

  Senin, 23 April 2018 20:20

Berita Terkait

PONTIANAK - Anggota Komisii XI DPR RI/ Anggota MPR RI, Michael Jeno berharap Pilkada serentak di Kalimantan Barat berlangsung damai. Menurutnya, meningkatnya suhu politik jelang Pilkada serentak Juni 2018 jangan sampai mengorbankan semangat persatuan sesama anak bangsa di Kalbar. “Setiap pihak mutlak untuk mewujudkan pilkada damai yang bebas dari kampanye hitam. Kita dituntut untuk menujukkan kedewasaan berpolitik. Salah satunya dengan tidak melakukan tindakan provokatif atau terprovokasi isu yang meresahkan,” kata dia saat sosialisasi empat pilar kebangsaan di Ketapang, minggu ke dua Februari 2018.

Dia menilai siapapun yang memenangkan Pilkada harus mengacu pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI. Jeno mengatakan, pedomannya sudah jelas, yaitu empat pilar kebangsaan. Yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Dia menjelaskan satu per satu dari empat pilar tersebut, bahwa pilar pertama Pancasila merupakan dasar dan falsafah bangsa yang menjadi pedoman kehidupan berbangsa. Pilar kedua, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, pilar keempat NKRI, sebuah negara kesatuan yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dan pilar ke empat Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki makna berbeda-beda suku, agama, ras dan adat istiadat tetapi hidup berdampingan dengan rukun dan damai dalam kerangka NKRI. “Tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan DPR/MPR, tetapi juga kewajiban seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila,” kata dia.
 
Menurutnya dalam perpolitikan, sudah sewajarnya jika memiliki perbedaan pandangan politik maupun pilihan. Apalagi dalam pesta demokrasi semacam Pilkada serentak. “Namun, perbedaan tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk saling membenci dan bermusuhan, apalagi hingga menyebabkan konflik. Apalagi masyarakat Kalbar ini walaupun heterogen, sudah rukun sejak dahulu kala,” tutup dia. (ars)

Berita Terkait