Terus Menambah Ilmu Secara Mandiri

Terus Menambah Ilmu Secara Mandiri

  Jumat, 20 July 2018 10:00
PEMBEKALAN: Penutupan pembekalan manasik haji di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang

Berita Terkait

Pembekalan Manasik Haji Berakhir

KETAPANG – Pelatihan manasik haji yang digelar sejak 16 Juli sampai 19 Juli 2018. Penutupan pelatihan manasik bagi calon Jemaah haji Kabupaten Ketapang  dilaksanakan Bupati Ketapang yang diwakili Kabag Kesra Setda Ketapang, H.Gusti Indra Kesuma di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.

Disebutkannya,  melalui manasik haji sangat penting untuk pembekalan ilmu pengetahuan dan praktik haji kepada calon jemaah haji menuju  haji mabrur mabrurrah. Oleh karenanya,  hasil dari manasik hendaknya diterapkan sebaik mungkin. Mulai dari pemberangkatan hingga saat pemulangan haji. Para Jemaah diharapkan mengikuti dan mentaati aturan-aturan yang sudah ditetapkan.

Kepala Bagian Kesra Setda Ketapang, H.Gusti Indra Kesuma  menuturkan berakhirnya masa pembekalan jemaah haji untuk calon jemaah haji Kabupaten Ketapang tahun 2018, bukan berarti CJH berhenti pula untuk berlatih tentang tata cara melaksanakan ibadah haji. “Tetapi sebaliknya  calon jemaah haji Kabupaten Ketapang harus terus berlatih dan menambah ilmu secara mandiri,” tegas mantan Kepala Kantor BPBD Kabupaten Ketapang ini.

Pembekalan manasik haji di Masjid Agung Al-Ikhlas diselenggarakan Pemkab Ketapang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Ketapang yang dibuka Bupati Ketapang melalui staf ahli Bupati Ketapang Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Gusti Fadlin. Dalam arahannya, Staf Ahli Bupati Ketapang ketika itu mengingatkan agar JCH Ketapang hendaknya mulai sekarang mempersiapkan  fisik dan mental serta selalu menjaga kesehatan. Sebab menurutnya ibadah haji merupakan ibadah   fisik yang memerlukan ketahanan prima. Terlebih lagi suhu di Mekkah Arab Saudi mencapai 52 derajat Celsius.  Selain itu  Jemaah calon haji diminta juga selalu menjaga  kebersamaan dan nama baik daerah.

Ada pun materi manasik kepada jemaah diantaranya disampaikan dari Bagian Kesra Setda Ketapang, Dinas Kesehatan, Kemenag, Pengurus  IPHI Ketapang, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Ketapang, Kepolisian dan lain-lain. Materi tersebut diantaranya tentang tata cara ziarah dan akhlakul karimah, embarkasi pemberangkatan dan pemulangan JCH, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi maningitis dan anti influenza maupun keamanan JCH. Para  jemaah calon haji direncanakan akan diberangkatkan dari Ketapang ke Pontianak pada 29 Juli setelah dilepas secara resminya oleh Bupati pada 28 Juli. Kemudian ke Batam 30 Juli 2018  dan sampai ke Jeddah Arab Saudi pada 31 Juli. (pk)
 

Berita Terkait