Tertibkan Pemain Layang-layang

Tertibkan Pemain Layang-layang

  Senin, 15 April 2019 13:25
RAZIA LAYANGAN : Satpol PP bersama petugas PLN UP3 Singkawang melakukan penertiban kepada sejumlah pemain layang-layang untuk tidak memainkannya dengan menggunakan gelasan dan tali kawat. HARIKURNIATHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG - Satpol PP bersama petugas PLN UP3 Singkawang melakukan penertiban kepada sejumlah pemain layang-layang untuk tidak memainkannya dengan menggunakan gelasan dan tali kawat, Jumat (12/4).  

Pejabat Pelaksana Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) ULP PLN UP3 Singkawang Kota, Rio Nurcahyo mengatakan, penertiban yang dilakukan adalah berdasarkan Perda Kota Singkawang pada Pasal 66, yang sudah dijelaskan bahwa warga/masyarakat dilarang untuk bermain layang-layang menggunakan gelasan ataupun kawat karena bisa merugikan orang lain dan PLN. "Kita bersama-sama Satpol PP mulai menertibkan pemain layang-layang yang dianggap membahayakan tersebut," katanya. 

Penertiban yang dilakukan, katanya, akan terus berlanjut hingga akhir April 2019. Supaya tidak terjadi kecelakaan akibat permainan layang-layang. "Daris segi pelayanan tidak ada jaringan yang terganggu akibat permainan layang-layang yang menggunakan tali kawat. Sehingga terciptanya keandalan PLN untuk masyarakat," ujarnya.  

Karena permainan layang-layang dengan menggunakan tali kawat salah satu menjadi penyebab seringnya listrik padam yang terjadi di Kota Singkawang. "Layang-layang berkawat ini juga sangat merugikan masyarakat karena dapat menyebabkan kecelakaan hingga korban meninggal dunia," ungkapnya. 

Kepada pemain layang-layang khususnya kepada anak-anak, petugas hanya memberikan sosialisasi untuk tidak menggunakan tali gelasan maupun kawat. "Apabila ada layangan putus dan tersangkut di kabel listrik, jangan diambil atau dipegang ya. Dikhawatirkan layangan tersebut menggunakan tali kawat yang bisa mengalirkan listrik," pesannya kepada anak-anak. (har)

Berita Terkait