Terima Kunjungan RSUD Sekadau

Terima Kunjungan RSUD Sekadau

  Jumat, 15 March 2019 11:25
STUDI BANDING: Direktur RSUD Sambas, dr Ganjar sampaikan materi saat menerima kunjungan Tim Akreditasi RSUD Sekadau dalam Kaji Banding. Har/Pontianak Post

Berita Terkait

Kaji Banding Akreditasi Snars Edisi I

 

SAMBAS – Sebagai Rumah Sakit yang sudah menyandang Akreditasi Snars. RSUD Sambas mendapatkan kunjungan Tim Akreditasi RSUD Sekadau dalam rangka kaji banding akreditasi Snars Edisi I, Kamis (14/3). Kehadiran Tim Akreditasi RSUD Sekadau sebanyak 12 orang selama dua hari tersebut, diterima langsung Direktur RSUD Sambas, dr H Ganjar Eko P bersama jajaran. Kemudian melaksanakan pertemuan di Aula RS.

Kepala Bidang Keperawatan dan Kebidanan RSUD Sekadau, Hj Purkismawati mengatakan kedatangannya ke RSUD Sambas, bersama dengan Ketua Tim Akreditasi RSUD Sekadau dalam rangka kaji banding, dimana RSUD Sambas sudah terlebih dahulu menyandang Akreditasi Snars Edisi I. “Tahun ini, kami baru menyusun kembali, untuk persiapan proses dan tahapan Akreditasi. Sehingga kami bisa belajar dari RSUD Sambas yang sudah meraih bintang empat dalam proses Akreditasi Snars,” katanya.

Sebenarnya, pihaknya sudah mempersiapkan akreditasi dari 2016 lalu, yakni akreditasi program khusus (Prosus). Kemudian pada 2018, sudah melaksanakan workshop sekitar tiga kali, namun karena menyangkut direktur RSUD Sekadau saat itu belum dari tenaga medis, maka tak jadi dilakukan survey. “Dan tahun ini, kami akan berusaha dengan kaji banding, dan apa yang dilakukan di RSUD Sambas akan kami pelajari,” katanya.

Direktur RSUD Sambas, dr H Ganjar Eko P memulai sambutannya menceritakan sedikit berkaitan dengan upaya yang dilakukan RSUD Sambas dalam mendapatkan Akreditasi Snars Edisi I. Terpenting adalah bagaimana kekompakan dan komitmen bersama, baik seluruh jajaran di RSUD sendiri maupun dukungan pemerintah daerah. “Awalnya memang agak takut, karena begitu ribet lantaran ada sekitar 1400 elemen yang dinilai. Tapi setelah dipelajari, alhamdulillah lebih terarah dan bisa dipenuhi, namun memang lebih susah mengerjakannya, perlu kekompakan,” katanya.

Tapi Ganjar yakin, pihak RSUD Sekadau sudah mempersiapkan secara maksimal. Tinggal maju saja. “Saya yakin, RSUD Sekadau sudah siap, tinggal melangkah maju saja,” katanya. Hanya saja, Ganjar memberikan sedikit bocoran, awal yang perlu dilakukan bagaimana menciptakan performance RSUD yang bersih, kemudian bisa menunjukkan izin operasional yang masih berlaku, serta IPAL. “Ada hal-hal yang awal dilakukan penilaian oleh surveyor, diantaranya melihat izin operasional RSUD, IPAL. Kalau izin operasionalnya nanti mati, tim surveyor akan langsung balik kanan alias pulang dan tak melakukan survey ke elemen lainnya,” katanya. Ganjar mengingatkan kepada tim Akreditasi bersama Pokja RSUD Sambas, untuk sharing apa  yang dilakukan selama akreditasi Snars ke pihak RSUD Sekadau. “Sebagai teman seperjuangan, kawan se profesi. Pokja RSUD Sambas nanti jangan pelit untuk sharing pengetahuan,” katanya.(fah)

Berita Terkait