Temukan Indikasi Polio, PIN Sasar 52.857 Anak

Temukan Indikasi Polio, PIN Sasar 52.857 Anak

  Rabu, 9 March 2016 10:19
PIN POLIO: Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus memberikan imunisasi polio pada saat pencanangan PIN Polio di Kubu Raya.

Berita Terkait

KUBU RAYA – Untuk menunjang optimalisasi pencapaian target pemberian imunisasi polio bagi anak-anak di Kubu Raya, saat ini Dinas Kesehatan Kubu Raya telah menyediakan 755 pos Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang tersebar di sembilan kecamatan Kubu Raya.

 
“Masing-masing pos PIN  itu kami sediakan satu hingga dua orang petugas kesehatan ditambah dengan tiga orang kader. Dengan total sekitar 2.200 petugas kesehatan termasuk kader yang bertugas memberikan imunisasi polio,” kata Berli Hamdani, usai menghadiri pencanangan PIN Polio di Kubu Raya, Selasa (8/3) di Halaman Kantor Camat Sungai Raya.

Kata Berli, hingga saat ini pemberian imunisasi polio di Kubu Raya belum mencapai

target yang ditetapkan, karenanya Dinas Kesehatan setempat terus meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan sejumlah pihak agar pemberian imunisasi polio di Kubu Raya bisa bertambah dibanding tahun sebelumnya.

“Target kami sebenarnya pemberian imunisasi polio itu harusnya 80 persen, namun  hingga saat ini baru tercapai sekitar 69 persen, semoga saja dengan adanya upaya peningkatan kinerja dan kerjasam dengan sejumlah pihak terkait lainnya tahun ini

bisa melampaui target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Salah satu kendala yang dinilai menjadi alasan masih banyak orang tua yang terkesan enggan memberikan imunisasi polio bagi anak-anaknya lantaran dari hampir sebagian besar Posyandu yang ada di Kubu Raya statusnya masih pratama sehingga baru sebatas memberikan pelayanan. “Dari sekitar 460 Posyandu yang ada di Kubu Raya hingga sekarang masih 72 persen Posyandu yang statusnya pratama. Biasanya jika status Posyandunya sudah mencapai level mandiri atau pratama tidak hanya sekedar memberikan pelayanan namun juga lebih proaktif dan lebih banyak program yang diberikan sehingga meningkatkan daya tarik masyarakat untuk datang dan memberikan anak-anaknya imunisasi polio,”paparnya.

Pada tahun 2015 lalu petugas kesehatan Kubu Raya menemukan terdapat tiga kasus anak yang terindikasi polio, namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut hasilnya negatif. “Beberapa anak itu memang lumpuh namun hasil pemeriksaanya menunjukan sebabnyak bukan karena polio,” ucapnya.

Di tahun 2016 ini Dinas Kesehatan Kubu Raya kembali menemukan empat anak  yang terindikasi terkena polio, namun saat ini masih terus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Sampel tinja dari beberapa anak yang terindikasi polio itu sudah kami kirim ke Litbangkes Jakarta, kalau tidak ada halangan dalam beberapa hari kedepan hasilnya sudah bisa dilihat,”ungkapnya.

Sementara  itu Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus pada PIN tahun 2016 ini pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan berusaha maksimal agar realiasasi pemberian PIN bagi anak-anak di Kubu Raya mencapai target. “Sebelumnya realiasasi pemberian imunisasi polio di Kubu Raya baru mencapai 72 persen, saya berharap seiring dengan adanya peningkatan layanan yang diberikan maka realisasi pemberian imunisasi polio tahun ini bisa jauh lebih meningkat,” ungkapnya.

Setidaknya lanjut Hermanus Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bisa memberikan imunisasai polio bagi sekitar 52.857 anak-anak dengan usia kelompok sasaran 0 hingga-59 bulan. “Bagi anak-anak yang masuk kategori tersebut bisa memanfaatkan kesempatan pencanangan PIN polio ini yang dibuka  mulai 8  hingga 15 Maret,” pungkasnya. (ash)

Berita Terkait