Teken Deklarasi Pilkada Serentak 2018 Damai

Teken Deklarasi Pilkada Serentak 2018 Damai

  Rabu, 16 May 2018 10:33
PILKADA DAMAI: Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik menandatangani deklarasi Pilkada Serentak 2018 Damai di Mapolres Mempawah | WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Forkopimda dan Masyarakat Mempawah

MEMPAWAH - Meningkatkan koordinasi menjelang penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, Polres Mempawah melaksanakan kegiatan Focus Group Dscussion (FGD) bersama Muspida dan elemen masyarakat, Selasa (15/5) pagi di Ruang Rupatama Mapolres Mempawah.

Dipimpin Kapolres, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik, kegiatan FGD tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Deklarasi Damai Pilkada Serentak 2018 Gubernur Kalbar dan Bupati Mempawah.

Terdapat sembilan poin penting yang menjadi kesepakatan bersama seluruh Muspida dan Elemen Masyarakat Kabupaten Mempawah. Yakni, menjunjung tinggi etika politik yang bersumber dari nilai-nilai tradisi, adat budaya dan agama yang telah ada di masyarakat Kabupaten Mempawah. “Kedua, selalu berfikir, bersikap dan bertindak fair dalam mewujudkan kebebasan, persamaan dan kesetaraan politik,” kata Kapolres.

Ketiga, lanjut Kapolres, senantiasa mengutamakan kepentingan umum, menjamin hak-hak politik warga negara dan menghormati HAM. Selanjutnya, menyampaikan ucapan berbelasungkawa atas insiden di Mako Brimob dan aksi teror di Kota Surabaya.

“Mengutuk aksi teror bom di Surabaya. Sebab, teror merupakan tindakan biadab dan tidak ada satu agama pun yang mengajarkan dan membenarkan perbuatan itu. Indonesia tidak pernah takut dengan teror,” tegas Kapolres.

Poin ke enam, imbuh Kapolres, elemen masyarakat Kabupaten Mempawah optimis aparat penegak hukum mampu mengusut tuntas kasus terorisme di Indonesia. Serta, menghimbau seluruh masyarakat agar selalu menjaga harkamtibmas yang kondusif.

“Waspadai gerakan terorisme dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Yakni dengan senantiasa menjaga harmonisasi dan kerukunan hidup umat beragama di Kabupaten Mempawah,” imbaunya.

Poin ke sembilan, timpal Kapolres yakni tidak mudah terprovokasi dengan informasi atau berita hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sumber dan kebenarannya. Terakhir, elemen masyarakat Kabupaten Mempawah mendorong aparat melakukan penegakan hukum terhadap pelaku penyebar berita hoax.

“Saya berharap seluruh elemen masyarakat dapat berkomitmen untuk mentaati dan menjalankan poin-poin penting dalam deklrasi damai yang telah ditandantangi ini. Sehingga penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 di Kalbar umumnya dan Kabupaten Mempawah khususnya berlangsung demokratis, tertib, aman dan lancar,” pungkasnya.

Penandatanganan deklrasi dimulai oleh Kapolres Mempawah, kemudian diikuti Asisten I Setda Pemkab Mempawah, Juli Suryadi, Kasdim, Kasi Intel Kejari Mempawah, Ketua FKUB, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Ketua Panwaslu, Ketua Parpol dan elemen masyarakat Kabupaten Mempawah lainnya. (wah)

Berita Terkait