Tari Topeng Wonderful Indonesia Pecahkan Rekor MURI

Tari Topeng Wonderful Indonesia Pecahkan Rekor MURI

  Minggu, 3 April 2016 20:15
fajar.co.id

Berita Terkait

SEBANYAK 1.375 penari topeng Klono Bapang Wonderful Indonesia bergoyang memerihkan pembukaan konferensi Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) di Malang, dan Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat sebagai tari topeng lokal terbanyak dalam sejarah.
Tarian dipentaskan di lapangan di tengah kota Malang, yang Jumat (1/4) merayakan ulang tahun ke 102. Penari topeng adalah siswa-siswi SMP, SMA, dan mahasiswa dari sekujur Malang.
Mereka mengenakan topeng Klono Bapang warna merah, berhidung panjang, berpakaian khas lengkap, dan menari selama tujuh menit. Tarian menyimbolkan pertempuran Klono Sewandono dan Panji Asmorobangun.
Banyak orang menyebut Tari Topeng Klono Bapang adalah tari topeng Malangan. Ni Wayan Giri Adnyani, sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, mengatakan; "Tarian ini identitas Malang."
Menurutnya, atraksi kolosal ini juga upaya memperkenalkan kesenian Malnag ke dunia utar, terutama wisatawan mancanegara.
Kemenpar, menurut Ni Wayan Giri, mendukung perhelatan ini karena Malang sedang menjadi tuan rumah ICCC. Sebagai hasil Creative Cities Conference di Bandung tahun 2014, setiap kota harus melakukan pemetaan potensi sumber daya orisinal yang dimiliki, dan ditampilkan.
"Orisinalitas setiap daerah adalah heritage, dan potensi unggul untuk menjadi destinasi wisata," kata Ni Wayan Giri. "Setiap kota di Indonesia punya daya pikat jika dikembangkan."
Selain tari Topeng Klono Bapang yang kolosal, ICCC di Malang juga dimeriahkan lima event; Festival Hackathon, Malang City Expo, Festival Mural, Festival Kuliner, dan Fashion On The Street.**

Berita Terkait