Tanamkan Jiwa Enterprenership pada Santri

Tanamkan Jiwa Enterprenership pada Santri

  Rabu, 16 May 2018 10:46
WISUDA: Wisuda dan pelepasan siswa tingkat SD, SMP, dan SMA Yayasan Al-Khairat Ketapang yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Mambaul Khairat Ketapang, Senin (14/5). ISTIMEWA

Berita Terkait

Harlah XIII Yayasan Al-Khairat Ketapang

KETAPANG – Yayasan Al-Khairat Ketapang pada Senin (14/5) kemarin menggelar kegiatan wisuda dan sekaligus pelepasan siswa-siswi yang berasal dari tingkat SD, SMP dan SMA yang berada di bawah Yayasan Al-Khairat Ketapang. Kegiatan yang dipimpin langsung Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Khairat Ketapang KH Abdullah Al-Fakir SE tersebut, dilakukan di halaman pondok dan dihadiri oleh stakeholder Dinas Pendidikan Ketapang, jajaran Forkopinda, serta seluruh orang tua siswa.

Dalam sambutannya KH Abdullah Al-Fakir menyampaikan selamat kepada seluruh siswa-siswi SMA, SMP, dan MI Al-Ma'arif, yang telah menyelesaikan pendidikannya di Yayasan Al-Khairat Ketapang. Ia mengingatkan agar para siswa yang mayoritas santri Pondok Pesantren Mambaul Khairat untuk tidak berpuas diri, terutama siswa SMA agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dia mengajak untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya, yang suatu saat nanti dapat memberikan sumbangsih nyata untuk kemajuan bangsa dan negara. "Santri jangan selalu berharap jadi PNS atau pegawai swasta, namun harus dapat beroreintasi jadi enterpreneurship yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain maupun dirinya sendiri," pesan dia.

Dia menambahkan, wisuda dan pelepasan siswa-siswi yang berjumlah 103 siswa ini, merupakan gabungan dari 30 siswa tingkat SMA, 64 siswa tingkat SMP, dan sembilan siswa dari Madrasah Ibtida'iyah (MI). Sehubungan dengan datangnya bulan suci Ramadan, pihak pesantren dipastikan dia juga menggelar berbagai kegiatan di antaranya pentas seni, pawai taaruf  yang diikuti oleh seluruh siswa Al-Ma’arif dengan menampilkan berbagai hasil kreasi siswa dan pakaian adat yang berasal dari berbagai daerah. Pawai taaruf yang mereka gelar memiliki pesan bahwa keanekaragaman tersebut bukan merupakah pemisah, namun merupakan penyatu untuk memperkuat NKRI yang majemuk, seperti yang tertulis dalam Bhinneka Tunggal Ika dan kegiatan pengajian akbar. “Semoga di umur XIII Yayasan Al-Khairat semakin lebih baik dalam mendidik siswa untuk menjadi generasi bangsa yang berakhlak mulia,” harapnya. (pms/ser)

Berita Terkait