Tanam Ratusan Bibit Pohon di Hutan Pematang Gadung

Tanam Ratusan Bibit Pohon di Hutan Pematang Gadung

  Rabu, 24 April 2019 11:19
TANAM POHON: Perwakilan dari Kejari Ketapang, Rudy Astanto, menanam pohon pada Peringatan Hari Bumi yang digelar IAR Indonesia di Pematang Gadung.

Berita Terkait

Tanamkan Jargon Tidak Menanam, Tidak Keren

PESAGUAN – Ratusan bibit pohon ditanam di Hutan Desa Pematang Gadung, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) pada Peringatan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April lalu. Penanaman pohon ini bertujuan untuk menghijaukan kembali kawasan Sungai Deras, yang masuk ke dalam kawasan Hutan Desa Pematang Gadung yang terbakar pada 2015 lalu.

Kegiatan menanam pohon ini mengambil tema: Satukan Aksi Selamatkan Bumi untuk Masa Depan. IAR Indonesia selaku koordinator kegiatan ini mengajak sejumlah lembaga pemerintah, aktivis lingkungan dan siswa, untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. "Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat masyarakat Desa Pematang Gadung dalam merawat dan menjaga bumi agar tetap lestari," kata Manager Operasional IAR Indonesia, drh. Adi Irawan.

Dia juga berharap Pemerintah Desa turut aktif dan konsisten dalam upaya menjaga kelestarian alam di Desa Pematang Gadung. Dengan demikian, harapan dia, ke depannya akan muncul aksi-aksi peduli lingkungan lainnya, yang diinisiasi secara mandiri oleh pemerintah daerah. "Dengan demikian masyarakat pun akan ikut termotivasi untuk menjaga dan melindungi bumi," ujarnya.

Untuk mencapai lokasi penanaman pohon ini, rombongan menggunakan speedboat melintasi Sungai Kepuluk menuju Kamp Semai Kahiu, yaitu kamp pembibitan yang didirikan oleh IAR Indonesia pada 2017. Sejak itu, sekitar 6 ribu bibit pohon telah ditanam di atas lahan seluas 11 hektare. Sebelum melakukan penanaman, peserta diberi informasi mengenai kamp pembibitan IAR Indonesia ini, kemudian mereka berjalan kaki menuju jalur penanaman yang berjarak 200 meter dari tempat pembibitan.

Adi Irawan menyampaikan apresiasi kepada pihak desa yang telah bersedia menfasilitasi kegiatan ini. Dia berharap kerja sama ini akan terus berlanjut ke arah yang lebih baik. "Mari dengan momen Hari Bumi ini, kita bersama-sama menjaga kelestarian hutan di Desa Pematang Gadung ini. Tidak menanam, tidak keren," ajaknya.

Perwakilan dari Pemda Ketapang, Hernowo, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan semua pegiat lingkungan yang telah mendampingi dan meningkatkan kapasitas masyarakat, dalam mengelola lingkungan di Ketapang. Dia juga mengajak masyarakat untuk menjaga bumi mulai dari hal terkecil, dengan membuang sampah pada tempatnya, memisahkan dan mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk.

"Kita harus menjaga bumi ini, karena kita tidak ada yang namanya planet B, hanya ada satu planet bumi ini," ujarnya.

Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala Desa Pematang Gadung, Sahdimin. Dia berharap dengan adanya kegiatan ini, makin banyak orang yang peduli dengan alam. Dia pun menginginkan kegiatan seperti ini terus berlanjut, bahkan ditingkatkan lagi dengan melibatkan semua pihak. "Karena menjaga bumi adalah tugas kita semua," ucapnya.

Pada kegiatan ini, IAR Indonesia menggandeng beberapa pihak. Di antaranya Pemda Ketapang, Kodim 1203 Ketapang, Kejaksaan Negeri Ketapang, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Ketapang, Balai Taman Nasional Gunung Palung, Manggala Agni, pihak Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), Babinsa, Polsek MHS, Koramil MHS, Yayasan Palung, Tropenbos, Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Ketapang Selatan, Kepala Desa Pematang Gadung, Ketua PKK Pematang Gadung, kepala dusun, Pengurus Taman Baca Inovator, Ketua RT, tokoh agama Pematang Gadung, guru MIS Darussalam, Lembaga Pengelola Hutan Desa Pematang Gadung, Pongo Ranger Community, Siswa SMP 7 MHS, dan Siswa SD 4 MHS. (afi)

Berita Terkait