Tak Perlu Terlalu Panik

Tak Perlu Terlalu Panik

  Selasa, 31 May 2016 09:30
Marek Hamsik (17)

Berita Terkait

AUGSBURG – Tim spesialis turnamen. Seolah itu menjadi julukan lagi bagi timnas Jerman selain Die Mannschaft atau Panser. Performa dan peruntungan mereka di major tournament selama inilah yang membuat anggapan itu makin kuat. Tapi, menuju Euro 2016, mereka kurang meyakinkan.

Ya, sang juara Piala Dunia 2014 kesulitan dalam tiga laga uji coba terakhir menuju Prancis. Setelah kalah oleh Inggris 2-3 (26/3), lalu sempat melibas Italia 4-1 (29/3), tim asuhan Joachim Loew tersebut kalah oleh Slovakia 1-3 dalam uji coba di Augsburg, kemarin dini hari.

Keraguan akan kemampuan Jerman melanjutkan sukses di Piala Dunia 2014 ke Euro 2016 pun mengemuka. Apalagi setelah kekalahan oleh Slovakia yang ditentukan oleh gol Marek Hamsik pada menit ke-41, Michal Duris (44'), dan Jurac Kucka (52'). Padahal, Jerman unggul lebih dulu via eksekusi penalti Mario Gomez (13').

”Dengan penampilan bertahan seperti ini, saya rasa tidak akan ada yang setuju (Jerman bakal juara di Euro 2016),” ungkap gelandang bertahan Jerman Sami Khedira sebagaimana dikutip Frankfurter Allgemeine Zeitung.

Khedira bukan tanpa alasan menyebut demikian. Sebab, penampilan pertahanan Jerman yang menggunakan tiga bek sejajar dalam formasi 3-5-1-1 malam itu kurang begitu meyakinkan. Joachim Loew sebagai der trainer Jerman memainkan Antonio Ruediger, Jerome Boateng, dan Joshua Kimmich sebagai trio lini belakang.

Hasilnya, Ruediger dan Jonas Hector di sisi kiri menjadi simpul awal terjadinya ketiga gol Slovakia. Terlepas dari blunder yang dilakukan dua penjaga gawang Bernd Leno dan Marc-Andre ter Stegen dari skema gol kedua dan ketiga. Adapun di sisi kanan, Kimmich gagal membantu Sebastian Rudy dalam laga debutnya kali ini.

”Dari situlah kami kemudian malah memberikan ruang yang terlalu banyak bagi Slovakia,” sebut Loew sebagaimana dilansir Soccerway. Statistik ESPN menunjukkan, cukup dengan 13 kali tembakan pertahanan semifinalis di Euro 2012 itu dihancurkan Slovakia.

Termasuk kekalahan kemarin, Jerman sudah mengalami tujuh kekalahan dari 18 laga setelah pesta di Maracana. Dari tujuh kekalahan itu, empat di antaranya terjadi di kandang sendiri. Sebelumnya, Argentina, Amerika Serikat, dan Inggris yang memberi noda Jerman dalam laga uji coba.

Sialnya, ketujuh kekalahan tersebut terjadi pada saat skuad juara Jerman sedang dalam masa transisi. Ya, pasca Piala Dunia 2014 Jerman sudah ditinggal tiga pemain seniornya pensiun. Di antaranya Miroslav Klose (striker), Per Mertesacker (bek tengah), dan kapten Philipp Lahm (bek kanan).

Dari 27 pemain sementara yang dipanggil Loew, Jerman masih menanti kondisi Bastian Schweinsteiger dan Mats Hummels yang masih dalam proses pemulihan pasca cedera. Basti masih dibekap cedera lutut, sementara Hummels yang semestinya mampu menjadi solusi di posisi bek kiri masih berurusan dengan cedera paha.

Itulah mengapa dalam laga kemarin Loew memainkan banyak pemain spesialis bangku cadangan Jerman. Dari jumlah 16 pemain yang dimainkan sebagai starter atau pengganti, delapan di antaranya pemain pelapis. Dengan alasan itulah Die Welt menulis judul ”Kein Grund zur Panik” dalam salah satu judul artikelnya.

Artinya, publik Jerman tidak perlu terlalu panik dengan kekalahan dari Slovakia kemarin. ”Tapi, jangan sampai terjadi setelah diumumkan 23 nama pemain,” imbuh Die Welt. ”Yang terpenting bagi kami sekarang adalah tidak ada lagi pemain yang cedera,” tutur pelatih berusia 56 tahun tersebut.

Selepas pertandingan, Loew menegaskan belum ada gambaran 23 komposisinya untuk Euro 2016 nanti. Loew baru akan menentukan komposisi utamanya setelah laga uji coba terakhirnya menghadapi Hungaria di Veltins Arena, Gelsenkirchen, pada akhir pekan nanti (4/6).

Jan Kozak sebagai pelatih Slovakia pun ikut memberikan penilaian terhadap sisi pertahanan Jerman. Menurut Kozak, Khedira dkk lemah dalam transisi dari menyerang ke bertahannya. ”Kami menjawab kebobolan dari Jerman dengan pergerakan yang apik. Intimidasi Jerman sudah menyulitkan Jerman,” ulas Kozak. (ren/ham)

Berita Terkait