Tak Hanya Atlet, FOBI Kalbar Juga Cetak Juri Berprestasi

Tak Hanya Atlet, FOBI Kalbar Juga Cetak Juri Berprestasi

  Minggu, 23 December 2018 09:02
PRESTASI : Betharia Halim (Korps Juri Nasional) yang telah sukes menjadi perwakilan dari FOBI Kalbar yang mengikuti pelatihan kejurian olahraga barongsai di Malaysia, beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

Mulai dari tingkat lokal, nasional, hingga Internasional

Nama Betharia Halim jadi buah bibir ketika ia sukses dipanggil menjadi juri di kejurnas olahraga barongsai, yang diadakan di Padang beberapa waktu lalu. Atas dicapainya itu, ia kembali dipanggil untuk mengikuti pelatihan lebih dalam, terkait dunia kejurian olahraga barongsai di Kuala Lumpur Malaysia. Simak kisahnya dibawah ini.....

Sigit Adriyanto, Pontianak

Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kalbar kembali melahirkan putri berprestasi melalui olahraga barongsai, yakni untuk kategori juri penilaian untuk lomba-lomba barongsai. Hal ini membuat nama FOBI Kalbar kian melambung tinggi. Sebelum-sebelumnya, FOBI Kalbar selalu sukses melahirkan bibit-bibit atlet baru di cabang olahraga barongsai.

Ia adalah Betharia Halim, yang merupakan salah satu anggota FOBI Kalbar sekaligus Korps Juri Nasional dari Kalbar yang pernah menjalani pelatihan kejuriannya di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu. Namanya melambung berkat pencapaiannya di tingkat nasional, ketika ia dipilih menjadi juri diajang kejurnas kategori olahraga barongsai, yang diadakan di Padang, November lalu.

Wanita yang akrab disapa Betha ini juga menceritakan awal ketertarikannya terhadap olahraga ini, adalah karena barongsai merupakan budaya leluhur yang perlahan sudah mulai terlupakan, dan minim peminatnya. "Barongsai tak hanya bicara soal gerakan dan lantunan musik saja. Melainkan juga menceritakan alur sebuah cerita, dan yang terpenting selalu ada makna yang tersirat didalam setiap penampilan barongsai," paparnya.

Untuk di dunia kejurian barongsai sendiri, Betha baru menekuni profesi ini sekitar tiga bulan lalu. Waktu tersebut dinilainya menjadi catatan apik bagi dirinya sendiri, mengingat waktu tiga bulan merupakan waktu yang sangat singkat untuknya sampai menjadi juri ke tingkat nasional, bahkan telah diundang untuk mempelajari terkait hal yang sama di tingkat internasional.

"Dari lokal, beranjak ke nasional itu sudah ke Surabaya sebagai juri pendamping, Jakarta untuk mengikuti seminar terkait juri barongsai, dan Padang ketika ada kejurnas bulan November lalu. Baru setelah itu, mendapat tawaran untuk mengikuti kepelatihan juri barongsai di Kuala Lumpur, Malaysia," jelasnya.

Ia juga mengatakan belum cukup puas dengan hasil yang telah ia raih sekarang ini. Kedepannya ia akan lebih mengasah kemampuannya dalam dunia kejurian olahraga barongsai sehingga ia benar-benar bisa meraih apa yang sebelumnya telah ia pelajari, melalui pelatihan yang dilakukan di Malaysia.

"Terus belajar, terus asah kemampuan. kedepannya target tak hanya mengikuti pelatihan, namun juga menjadi juri sesungguhnya di kancah Internasional," harapnya.

Atas apa yang telah diraih anggotanya itu, Sugioto, Pengprov FOBI Kalbar mengatakan sangat bangga dengan apa yang telah diraih oleh Betha. Menurutnya, salah satu harapannya melalui FOBI telah tercapai, yakni mengorbitkan putra-putri terbaik dari FOBI Kalbar untuk terus melaju ketingkat tertinggi di bidang olahraga barongsai. Menurutnya, setiap anggota FOBI memiliki potensi besar untuk meraih hasil yang lebih-lebih lagi untuk kedepannya.

"Betha sendiri merupakan salah satu yang terbaik yang kami miliki. Dari sini kita bisa ketahui bersama, bahwa barongsai tak hanya berbicara soal pemain atau atlet. Namun kita bisa buktikan bahwa FOBI Kalbar bisa melahirkan bakat-bakat lain yang berhubungan dengan barongsai, salah satunya adalah bidang kejurian," ungkapnya.

Ia juga turut mengapreasiasi semangat Betha yang antusias menggeluti dunia kejurian olahraga barongsai. Hal itu dapat ditunjukkan dengan prestasi yang telah diraih Betha hanya memerlukan waktu sangat singkat, yakni 3 bulan untuk bisa sampai membawa nama FOBI Kalbar melenggang ke tingkat Internasional.

"Ini menjadi prestasi tersendiri bagi FOBI Kalbar dan juga Betha sendiri. Mengingat antusias yang ia tunjukkan di dunia kejurian yang baru 3 bulan digeluti, kini ia telah bisa mengharumkan nama FOBI Kalbar sampai ke tingkat internasional," katanya.

Pria yang akrab dipanggil Rico ini juga berpesan kepada Betha agar terus tekun dengan apa yang menjadi keinginnya. Ia mengaku sangat senang dan siap mendukung apabila anggotanya memiliki semangat antusias yang tinggi terhadap olahraga barongsai.

"Jangan puas, terus belajar lebih giat agar apa yang kamu harapkan bisa terwujud," tegasnya. (*)

Berita Terkait