Tahun Ini, 27 SMP UNBK

Tahun Ini, 27 SMP UNBK

  Selasa, 23 April 2019 11:13
KERJAKAN SOAL: Para siswa peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Ngeri 1 Ketapang terlihat serius mengerjakan soal Bahasa Indonesia di hari pertama UNBK, kemarin (22/4). AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

UNBK Tingkat SMP

KETAPANG – Tahun ini, sebanyak 27 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Ketapang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Jahilin.

"Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun ini jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah enam sekolah. Empat SMP dan dua MTs," kata Jahilin, kemarin (22/4), ditemui di sela-sela meninjau pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Ketapang. Sekolah-sekolah yang melaksanakan UNBK tersebut, menurutnya, tersebar di delapan kecamatan. Delapan kecamatan dimaksud yakni Kecamatan Delta Pawan, Benua Kayong, Kendawangan, Manis Mata, Sungai Melayu Rayak, Sandai, Sungai Laur, dan Kecamatan Muara Pawan. Sekolah-sekolah yang melaksanakan UNBK tersebut, diuraikan dia, terdiri dari sebelas SMP negeri dan swasta serta 16 MTs negeri dan swasta. 

Dia berharap, semua SMP dan MTs di Ketapang bisa melaksanakan UNBK di tahun-tahun berikutnya. Minimal di tahun depan, harapan dia, ada satu SMP maupun MTs yang melaksanakan UNBK di masing-masing kecamatan. "Jika tahun ini baru delapan kecamatan, tahun depan minimal satu kecamatan ada yang melaksanakan UNBK," harapnya.

Saat ini kebanyakan sekolah yang melaksanakan UNBK, menurut dia, adalah sekolah-sekolah yang ada di dalam kota dan pesisir. Pelaksanaan UNBK yang belum merata ke daerah pedalaman, diakui dia, disebabkan oleh beberapa faktor. Selain masih kurangnya sarana seperti komputer, dia juga tak memungkirii ketersediaan listrik dan jaringan internet menjadi penghambatnya.

Pada hari pertama pelaksanaan UNBK tingkat SMP, Jahilin memantau langsung pelaksanaan UNBK di sejumlah sekolah. Hal ini dilakukan dia untuk memastikan pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Sejumlah sekolah yang dipantau dia di hari pertama tersebut adalah SMPN 1, SMPN 3, SMPN 5 dan SMPN 6 Ketapang.

Di SMPN 1 Ketapang, sebut dia, sebanyak 280 siswa mengikuti UNBK yang dibagi menjadi tiga sesi setiap harinya. Pihak sekolah, menurut dia, telah menyiapkan tiga ruangan untuk pelaksanaan UNBK, di mana satu ruangan berisi 35 unit komputer. "Alhamdulillah hari pertama pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Semoga lancar sampai selesai nanti," ucap Jahilin.

Sementara, Pelaksanatugas Kepala SMPN 1 Ketapang, Darwin, mengatakan, pelaksanaan UNBK di sekolahnya dilaksanakan sebanyak tiga sesi setiap harinya. Sesi pertama, sebut dia, dimulai pukul 07.30 sampai 09.30 WIB, sesi kedua (pukul 10.30 – 12.30 WIB), dan sesi terakhir, pukul 14.00 – 16.00 WIB. "Semua siswa hadir dan mengikuti ujian," katanya.

Hari pertama ujian, para siswa, menurut dia, mengerjakan soal Bahasa Indonesia. Hari kedua, dia menambahkan bahwa siswa akan mengerjakan soal mata pelajaran Matematika, dilanjutkan mata pelajaran Bahasa Inggris dan hari terakhir yaitu mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). "Kita berharap PLN tidak mematikan listrik saat pelaksanaan UNBK dan listrik tetap stabil," harapnya.

Secara keseluruhan, jumlah siswa SMP dan MTs yang mengikuti Ujian Nasional (Unas) tahun ini di Kabupaten Ketapang sebanyak 8.516 siswa. Sebanyak 2.683 siswa di antaranya mengikuti UNBK, sementara 5.833 siswa masih melaksanakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Jahilin, mengatakan tahun 2019 ini ada 154 SMP dan MTs mengikuti ujian nasional. (afi)

Berita Terkait