Tahun Anjing Tanah Harus Mawas Diri

Tahun Anjing Tanah Harus Mawas Diri

  Kamis, 15 February 2018 11:00

Berita Terkait

Dari Intoleransi hingga Perselingkuhan

Tahun lalu, tahun Monyet Api, banyak peramal memprediksi akan terjadi gonjang-ganjing politik, perekonomian yang belum bisa membaik, bencana alam hingga kecelakaan massal. Walaupun terlalu general, sebagian ramalan tersebut terbukti menjadi kenyataan. Sinshe Aleng, peramal asal Pontianak, kembali mengungkapkan ramalannya di tahun Anjing Tanah ini?  Pontianak Post juga mewawacari para pengusaha terkait proyeksi tahun ini. Apa yang akan terjadi di dunia bisnis, politik dan sosial-budaya?

SINSHE Aleng tengah merampungkan dua replika anjing raksasa dari sendok plastik di rumahnya, Jalan Gajah Mada 18, Pontianak saat Pontianak Post datang ke sana. Replika anjing yang warna putih tingginya lebih dari lima meter. Sedangkan anjing warna hitam tingginya sekitar dua setengah meter. Selain itu dia juga membuat rangkaian hiasan dari ratusan bunga teratai segar. Sembari menyelesaikan pekerjaannya, dia meladeni Pontianak Post.

Ahli Fengshui dari Perkumpulan Lautan Dharma ini menyebut, banyak problem besar pada tahun lalu yang tidak akan banyak berubah di tahun ini. Karakter Shio Anjing yang galak dan tak sabaran plus unsur tanah yang menyerap air, harus membuat semua orang mawas diri. Apalagi tahun ini adalah tahun politik, Pilkada 2018 dan jelang Pilpres 2019. 

Pada perpolitikan nasional dan daerah, dia mengatakan, gonjang-ganjing dan konflik penuh intrik masih akan mewarnai tahun 2018. Isu SARA masih akan dijadikan alat untuk jualan. “Ini kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Dampaknya masih akan terasa tahun ini. Tetapi tidak akan terlalu heboh seperti tahun-tahun lalu. Saya harap isu SARA bisa diredam karena mengancam kedamaian, demokrasi dan keutuhan bangsa,” jelasnya tanpa merinci peristiwa apa saja yang akan terjadi. 

Ditanya spesifik soal nama-nama calon yang akan memenangkan pilkada provinsi, dan sejumlah kabupaten/kota di Kalbar, Aleng enggan menjawab detil. Dia hanya menyebutkan bahwa kaum pria akan mendominasi kemenangan pilkada-pilkada tersebut. “Tetapi ini hanya ramalan. Bisa benar, bisa tidak. Tentu yang kita harapkan adalah pemimpin yang baik dan bekerja untuk rakyat, serta mengayomi semua tanpa membeda-bedakan golongan,” imbuh dia.

Kondisi politik, kata dia, akan sangat berpengaruh pada kehidupan sosial masyarakat. Dia menilai, senjata SARA di perpolitikan berpotensi membuat kasus intoleransi meningkat. Hanya saja dia tidak melihat datangnya konflik besar di Kalbar. Konflik berlatar belakang SARA akan dapat ditangkal oleh pemerintah dan aparat keamanan. Adapun untuk kehidupan keluarga, Aleng memandang perselingkuhan dan perceraian akan marak. Oleh sebab itu, dia meminta kepada setiap pasangan untuk membentengi diri dari godaan.

Sementara itu pada bidang ekonomi, komoditas-komoditas andalan Indonesia, termasuk Kalimantan Barat harganya belum bisa terlalu tinggi. Anjloknya harga komoditas utama Kalbar sejak beberapa tahun lalu membuat pertumbuhan ekonomi provinsi ini melambat. “Harga komoditas kita belum akan berubah banyak. Tetapi ada harapan untuk membaik,” ucapnya.

Untuk dunia bisnis, dia melihat, sektor usaha kuliner, industri kreatif dan properti akan menjadi yang paling baik perkembangannya. Selain itu, di Kalimantan Barat akan banyak investor dari luar yang datang untuk menanamkan modalnya. Sementara untuk pebisnis lokal, dia menilai peruntungan akan berpihak bagi mereka yang sudah punya usaha lama. Sementara pemain baru, kata dia, akan kesulitan. “Ini karena usaha lama sudah punya pondasi kuat. Yang baru bukannya tidak beruntung, tetapi memang harus usaha lebih keras lagi,” imbunya. 

Adapun di bidang hukum, tahun dengan Shio Anjing hendaknya menjadi momentum untuk menjaga kedaulatan hukum. Aleng menyebut perilaku koruptif dan kasus kriminalitas masih akan mewarnai sepanjang tahun ini. Namun dengan ketegasan pemerintah dan aparat hukum, dia menyebut hal tersebut seharusnya dapat dikurangi.

Selain itu, soal bencana, Aleng meramal adanya tragedi di darat dan laut. Patut diwaspadai, kata dia, adalah kejadian kemarau panjang yang akan terjadi antara April dan Mei. Menurutnya, sebagian wilayah Kalbar akan mengalami musim panas dengan suhu tinggi. Hal tersebut memicu kebarakan lahan dan hutan. Dia berharap pemerintah dan masyarakat bersiap agar hal tersebut dapat diatasi. 

Dalam meramal, Aleng sendiri meramal setidanya melalui dua metode. Metode pertama adalah dengan kerasukan. Harinya tidak boleh sembarangan. Ini dia lakukan setiap bulan purnama pada bulan ke-8 Imlek, bertepatan dengan festival musim gugur. Saat itu dia akan mengalami trance, dimana dia mendapat penerawangan tentang peristiwa penting di masa depan. Dia mengklaim, saat trance dia Dewi Kwan Im lah yang masuk ke dalam tubuhnya.

Selain itu, Aleng juga menggunakan buku-buku ramalan kuno yang memprediksi sesuatu berdasarkan perhitungan shio dan tanda-tanda alam.Aleng mengatakan sebaiknya masyarakat untuk menyerahkan nasibnya kepada Tuhan yang maha esa. “Semua Tuhan yang mengatur. Kita hanya bisa memprediksi saja. Intinya banyak-banyak lah berdoa kepada Tuhan. Banyak bersedekah. Kalau semua untuk Tuhan, kita akan menjadi lebih lega dan damai, terlepas baik atau buruk kejadian yang kita alami,” tandasnya. 

Pengusaha Berbicara

Para pelaku bisnis juga punya pandangan terkait proyeksi ekonomi 2018. Misalnya pendapat dari Pengusaha Tionghoa yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Pontianak, Andreas Acui Simanjaya mengatakan, sektor ekonomi Kalbar sangat ditentukan oleh kondisi global, terutama terkait harga komoditas ekspor seperti CPO dan karet.

Namun, kata dia, peran pemerintah lewat insentif, kebijakan dan regulasi sangat penting untuk menopang ekonomi Kalbar. Dia menilai, sejumlah proyek infrastruktur yang berhubungan dengan energi, logistik dan komunikasi yang dibangun Pemerintah Jokowi akan mulai terasa dampaknya tahun ini. 

“Membaiknya infrastruktur dan perkembangan tekhnologi informasi membantu negara kita berkembang dengan pesat di tahun ini dan memberikan peluang untuk banyak pihak yang mampu memanfaatkan peluang yang ada  dengan baik, kejelian mengumpulkan potensi potensi kecil juga akan memberikan keuntungan yang menarik dalam bisnis di tahun ini,” jelas dia.

Acui juga menyebut, pada tahun Shio Anjing  kali ini akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Semua pihak terutama pengusaha kecil dan UKM akan mengalami kesuksesan. “Kalau ini berhasil dengan baik, sehingga kesenjangan ekonomi antara kelompok ekonomi akan terlihat lebih seimbang dan mengalami pemerataan yang lebih baik,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat, Santyoso Tio berpendapat, kunci kemajuan ekonomi tahun ini ada pada infrastruktur dan regulasi. Dia menilai, untuk mendongkrak ekonomi Kalbar perlu ada perbaikan regulasi. Salah satunya adalah pembukaan pintu ekspor di perbatasan. Dia mendorong pemerintah pusat untuk segera membuka keran ekspor-impor di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. 

Sejatinya, infrastruktur harus memberi manfaat ekonomi yang berarti untuk masyarakat dan dunia usaha. Pasalnya pembangunan infrastruktur belum dibarengi perbaikan regulasi. Santyoso menilai apabila sejumlah PLBN yang ada di Kalbar bisa melakukan ekspor impor, maka ia berkeyakinan ekonomi di daerah perbatasan menggeliat karena arus orang lancar dan barang lebih murah didapat.

Apabila regulasi sudah mendukung, kata dia,maka akan banyak manfaat yang dapat dihasilkan. Salah satunya adalah aktivitas ekonomi masyarakat akan terdongkrak lantaran adanya percepatan kegiatan ekspor-impor. Menurutnya komoditas Kalbar harus menumpang pelabuhan lain sebelum sampai ke negara pembeli. “Seperti karet, kita harus pakai Pelabuhan Singapura. Sedangkan untuk CPO kita tidak bisa ekspor langsung tapi harus lewat Belawan (Sumatera Utara), Jakarta atau Surabaya dulu,” kata dia. (ars)

Berita Terkait