Tahun 2020 Fokus Percepatan Pemerataan Infrastruktur Dasar dan Aksesibilitas Antar Wilayah Dalam Rangka Percepatan Mewujudkan Desa Mandiri

Tahun 2020 Fokus Percepatan Pemerataan Infrastruktur Dasar dan Aksesibilitas Antar Wilayah Dalam Rangka Percepatan Mewujudkan Desa Mandiri

  Kamis, 7 February 2019 17:08

Berita Terkait

PONTIANAK--Gubernur Kalbar H. Sutarmidji membuka konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi  Kalimantan Barat tahun 2020 pada hari Kamis (7/2).

Dalam RKPD mefokuskan tahapan percepatan pemerataan infrastruktur dasar dan aksesibilitas antar wilayah dalam rangka percepatan mewujudkan desa mandiri di tahun 2020 mendatang. Gubernur Kalbar H. Sutarmidji berharap  adanya sinergitas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota serta jajaran struktur desa yang ada di desa untuk mempercepat proses pembangunan desa mandiri. Untuk tahun 2020 dirinya menargetkan 159 desa mandiri dan akan meningkatkan setiap tahunnya. 

"Nanti ada 10 indikator yang akan di tangani oleh desa yang ringan-ringan aja. Seperti menyediakan pos kamling, lapangan olahraga, menyediakan posyandu, menyediakan PAUD, itu semuanya yang ringan-ringan. Sedangkan untuk indikator yang berat biar ditangani oleh pemerintah kabupaten dan provinsi seperti jalan desa, balai desa, sarana pendidikan dan kesehatan biar kami tangani," ungkap Sutarmidji usai membuka Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi  Kalimantan Barat Tahun 2020. 

Lanjutnya untuk pembangunan jalan akses guna membuka terisoliran suatu daerah itu serta menjaga keamanan dsn ketertiban di desa tersebut akan dilakukan oleh pemerintah provinsi dengan bersinergitas TNI dan Polri yang ada di Kalbar. Jika semua indikator desa mandiri hanya mengandalkan dana desa untuk mewujudkan desa mandiri menurut dirinya tidak akan bisa, sebab dana desa memiliki keterbatasan anggaran. 

"Kalau semuanya berharap dari dana desa tidak mungkin, ini salah satu model. Di Indonesia hanya Kalbar yang akan tangani seperti ini, mudah-mudahan ini bisa menjadi model, ketika dikerjakan dalam waktu dua tahun bisa membentuk 159 desa mandiri itu sangat luar bisa," ujarnya. 

Adapun upaya yang tengah dilakukan pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan desa mandiri saat ini, sudah melakukan sinergitas antara DPRD dan TNI serta Polri. Tak hanya itu anggaran APBD Kalbar sebagian besar untuk desa mandiri. 

Anggaran APBD Kalbar yang diperkirakan sekitar Rp. 6 Triliun di tahun 2020, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji akan menggelontorkan dana untuk membangun desa mandiri cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Tahun depan itu target saya 20 persen kongkrit, total belanja langsung sekitar antara Rp. 400 sampai Rp. 500 miliar yang langsung ke desa dan langsung ke indikator desa mandiri. Saya mau desa itu menjadi ujung tombak pembangunan di Kalbar dan itu harus," tegasnya.(humas pemprov)

Berita Terkait