Tahun 2019 Tanjung Lesung Mampu Sedot Satu Juta Wisman

Tahun 2019 Tanjung Lesung Mampu Sedot Satu Juta Wisman

  Kamis, 9 June 2016 14:00

Berita Terkait

Banten sebentar lagi menjadi destinasi wisata favorite berkelas dunia, menyusul akan rampungnya Jl Tol Serang-Panimbang sepanjang 84 kilometer.

"Jika jalan tol nyambung, Banten dan sepanjang pantai sampai ke Tanjung Lesung akan sejahtera," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. "Saat itu, Tanjung Lesung bisa dicapai dari Jakarta dalam waktu 2,5 jam."

Tanjung Lesung punya segalanya. Hamparan pasir putih sepanjang 15 kilometer, laut yang jernih, dan masyarakat yang siap menyambut wisman dan wisnus.

"Inilah yang membuat Kemenpar yakin Tanjung Lesung bisa menjaring satu juta wisman pada tahun 2018," kata Menpar Arief Yahya.

Menurut Menpar, untuk mencapai target itu diperlukan investasi 10 miliar dolar AS. Setengah dari jumlah itu disediakan pemerintah dalam bentuk akses tol, dan sisanya diserahkan ke swasta melalui berbagai skema.

Ida Irawaty, anggota Tim Percepatan Lesung, mengatakan yang juga diperlukan adalah bandar udara. Menurutnya, wisman akan lebih memilih datang ke Tanjung Lesung lewat udara ketimbang menempuh perjalanan 2,5 jam dari Jakarta.

"Kami sedang meminta peningkatan banara dari 3E ke 4E, alias perpanjangan. Jadi, kita tidak hanya meminta amenitas tapi juga aksesibilitas," kata wanita usia 20 tahun itu.

Selain bandara, Tanjung Lesung juga butuh pelabuhan pariwisata. Kelak, kapal-kapal pesiar bersandar di pelabuhan tanpa harus singgah di Pelabuhan Pandeglang.

Pelabuhan Pariwisata sangat penting jika ingin menjadikan Tanjung Lesung sebagai wisata bahari. "Jika pelabuhan selesai dibangun, akan semakin banyak wisatawan yang masuk," ujar Ida.

Satu akses lagi yang juga penting adalah kereta api. Jalur kereta telah ada, dan tinggal diaktifkan lagi. 

Berita Terkait