Tahajjud Amal yang Dicintai Allah

Tahajjud Amal yang Dicintai Allah

Jumat, 22 January 2016 07:47   2,117

 Oleh: Uti Konsen.U.M.  Dari Aisyah Radhiayyalahu ‘Anha., bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam melakukan salat tahajjud hingga kulit kakinya luka, maka aku katakan kepadanya ‘ Mengapa engkau melakukan itu wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam, sedangkan dosamu yang telah lalu dan di kemudian hari telah diampuni”.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda Mengapa aku tidak suka menjadi hamba Allah yang bersyukur? ( Muttaffaq ‘Alaih ). Tahajjud merupakan anugerah sangat besar dari Allah Subhanahu wata’ala. Saat gelisah, tahajjud bisa mempercepat datangnya rahmat Allah. Ketika rahmat Allah menyelamatkan kita, kegelisahan akan hilang tanpa bekas.

Ahli tahajjud, akan mendapat gelar kehormatan di alam malakut tertinggi dengan sebutan “ Al Muttahhajid “, yaitu orang yang senantiasa salat tahajjud. Dengan tingkat keimanan yang tinggi pula, ahli tahajjud, akan mendapat beberapa keistimewaan dari Allah Subhanahu wata’ala antara lain, khusnul khatimah. Kenapa?

Karena mereka orang yang mulia, malaikat akan mengambil nyawanya dengan memberi salam lebih dahulu. Kemudian nyawanya diambil tanpa rasa sakit. Allah Subhanahu wata’ala berfirman “ Sesungguhnya orang – orang yang berkata, Tuhan kami adalah Allah. Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat – malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), ‘ Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati, dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan kepadamu “ (Fushilat (41 ) : 30). 

Al Hafidz Ibnu Hajar berkata “ Siapa yang istiqamah salat pada malam hari, maka ia menjadi sebaik-baik manusia. Dalam salat malam terkandung satu rahasia yang bisa memperbaiki jiwa meskipun yang mengerjakannya tidak meminta sesuatu “ ( Fathul Al Bari ). Di antara salafus saleh mengungkapkan “ Di setiap waktu sahar, Allah memperhatikan hati setiap orang yang terjaga pada waktu itu. Kemudian Allah menuangkan cahaya ke dalam hati orang tersebut, hingga kemudian terpancar segala kebaikan dari hatinya. Jadi orang yang senantiasa bangun malam akan selalu berada dalam petunjuk dan bimbingan Allah, sehingga setiap derap langkahnya bisa mendatangkan manfaat bagi orang lain “.

Imam Al Qurthubi menulis dalam tafsirnya antara lain “ Malam itu agung kedudukannya, Allah Subhanahu wata’ala memerintahkan Nabi-Nya untuk melakukan salat malam. Dia berfirman antara lain dalam surah Al Isra’ 79 “ Abdul Aziz bin Umar berkata “ Anda akan melihat cahaya kebesaran pada mereka ahli tahajjud. Anda akan melihat bekas-bekas pengabdian kedua mata mereka. Sesungguhnya orang yang mau memutuskan sebagian kepentingan duniawinya, maka bekas – bekasnya akan diperlihatkan kepadanya. Demikian juga dengan orang yang memutus hubungan dengan-Nya, Allah juga akan memperlihatkan bekas-bekas kepadanya .” ( KItab Shifat Ash-Shafwah oleh Ibnu Al Jauzi )

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda “ Barangsiapa di antara hamba dikaruniai salat malam, berwudhu dengan wudhu yang sempurna, kemudian mengerjakan salat dengan niat semata-mata karena Allah, sementara hatinya tenang dan anggota badannya khusyuk, maka Allah menjadikan dibelakangnya 9 baris yang terdiri dari para malaikat. Yang mana pada setiap barisnya tidak ada seorang pun yang mampu menghitung jumlahnya, selain Allah. Adapun setiap baris, sisi satunya berada di Timur sementara sisi lainnya berada di Barat. Jika ia telah selesai mengerjakan salat malam maka dituliskan baginya berbagai derajat sebanyak bilangan malaikat yang ikut hadir di dalam salatnya “ (Bihar al Anwar)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam menegaskan mengenai ganjaran yang akan diberikan oleh Allah Subhanahu wata’ala kepada ahli tahajjud antara lain “ Allah Subhanahu wata’ala telah berfirman ‘ Aku telah mempersiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh, sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh mata, tidak dapat didengar oleh telinga, bahkan tidak terlintas sedikitpun dalam hati manusia. Setelah itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam membaca ayat dalam surah As-Sajdah : 17 ‘. Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu bermacam – macam ni’mat yang menyedapkan pandangan mata.” ( HR.Muslim )

Terkait dengan betapa agungnya ibadah tahajjud ini, kalau kita simak sejarah, sungguh luar biasa kesungguhan generasi awal dalam melaksanakannya. Bahkan tidak sedikit diantaranya yang terkesan sangat berlebihan, apalagi kalau kita banding dengan apa yang dilakukan oleh umat akhir zaman ini.Wallahu’alam. 

Uti Konsen